Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal menginstruksikan Dinas Perhubungan untuk mempercepat survei kondisi jalan arteri utama. Langkah ini merupakan antisipasi dini menghadapi arus mudik Lebaran 2026.

Instruksi tersebut disampaikan Iqbal dalam rapat koordinasi persiapan angkutan Lebaran di Mataram pada Sabtu, 28 Februari 2026. “Dinas Perhubungan tolong lakukan survei bersama tim mulai dari Minggu ini dan pekan depan untuk melihat kondisi jalan provinsi,” ujarnya.

Iqbal menegaskan bahwa survei akan berfokus pada ruas jalan arteri yang menghubungkan wilayah barat hingga timur NTB. Jalur ini membentang dari Kecamatan Ampenan di Kota Mataram sampai Kecamatan Sape di Kabupaten Bima, dengan panjang hampir 500 kilometer.

Percepatan survei ini dianggap penting mengingat sejumlah ruas jalan dikhawatirkan mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi beberapa bulan terakhir. “Kami khawatir ada lubang-lubang yang akan memperlambat pergerakan kendaraan, sehingga menimbulkan kemacetan. Tolong identifikasi dan segera tangani bersama Dinas PUPR dan Balai Jalan Nasional,” ucap Iqbal.

Ia juga meminta agar perbaikan ruas jalan yang rusak dapat dilakukan lebih dini. Tujuannya adalah agar kondisi jalan dapat berfungsi optimal saat memasuki periode puncak arus mudik Lebaran 2026.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi juga telah menekankan pentingnya langkah-langkah mitigasi bencana dalam menghadapi arus mudik Lebaran. Menurut Dudy, mitigasi dini sangat krusial untuk mendukung kelancaran dan mencegah gangguan selama periode mudik.