Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, meminta seluruh pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk menaruh perhatian serius pada persoalan keamanan selama momentum Ramadhan 1447 Hijriah. Permintaan ini disampaikan usai memimpin Apel Siaga Kamtibmas Ramadhan 1447 Hijriah tahun 2026 di Lapangan Bhara Daksa Polda NTB, Mataram, Senin (24/2/2026).

Lalu Muhamad Iqbal menyoroti beberapa titik yang memerlukan pengamanan ekstra. “Ada beberapa hal yang menjadi perhatian kita bersama saat ini, pertama terkait keamanan di titik-titik rawan, seperti pusat keramaian pasar, terminal, tempat ibadah dan lokasi kegiatan masyarakat malam hari,” ujar Gubernur Iqbal.

Menurutnya, isu keamanan ini bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, melainkan juga pemerintah daerah dalam menciptakan ketertiban di tengah masyarakat. Ia berharap Ramadhan dapat menjadi momentum untuk mempererat tali kebersamaan demi menjaga situasi keamanan. “Dan Alhamdulillah satu hal yang patut kita syukuri bahwa hingga saat ini situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Nusa Tenggara Barat secara umum terpantau kondusif,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda NTB, Kombes Polisi Mohammad Kholid, yang mewakili Kapolda NTB Irjen Polisi Edy Murbowo, menjelaskan bahwa apel siaga tersebut merupakan simbol kesiapan seluruh unsur pemerintah daerah, TNI, dan Polri. “Apel ini adalah wujud sinergisitas antara Polri, TNI dan Pemerintah Provinsi NTB dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama bulan Ramadhan,” kata Kombes Kholid melalui siaran pers.

Kehadiran seluruh unsur Forkopimda dan instansi terkait menunjukkan komitmen bersama bahwa menjaga keamanan adalah tugas kolektif. Melalui sinergi ini, diharapkan situasi kamtibmas yang kondusif dapat terwujud, memungkinkan masyarakat menjalankan ibadah Ramadhan dengan tenang dan khusyuk.