Bojan Hodak resmi mengakhiri perjalanannya sebagai pelatih kepala Persib Bandung, meninggalkan warisan tiga gelar liga secara beruntun. Juru taktik asal Kroasia ini kini akan mengemban peran baru sebagai penasihat teknis klub, sementara kursi pelatih kepala akan diisi oleh Igor Tolic mulai musim depan.

Meski menutup masa kepelatihannya dengan prestasi gemilang, Hodak mengakui bahwa perjalanan tersebut tidak selalu mulus. Pelatih berusia 55 tahun itu menekankan bahwa keberhasilan Persib lahir dari kekompakan seluruh elemen di dalam klub. “Saat pertama datang ke sini, saya melihat banyak orang hebat di dalam tim. Semua bekerja dengan arah yang sama dan itu menjadi awal kami bisa meraih trofi,” ucapnya.

Menurut Hodak, tantangan terbesar justru hadir pada musim terakhir. Persib harus melakukan perubahan besar di dalam skuad, termasuk pergantian mayoritas pemain, di tengah ketatnya persaingan dengan klub-klub papan atas Super League.

“Musim ini jauh lebih berat dibanding sebelumnya. Kami harus membangun ulang tim, sementara klub lain juga makin kuat. Karena itu, pencapaian ini terasa sangat luar biasa,” tegas Hodak, menggambarkan betapa berharganya pencapaian hattrick juara tersebut.