Gelombang laut di perairan Nusa Tenggara Barat (NTB) dilaporkan berangsur kondusif pada Sabtu, 24 Januari 2026. Kondisi ini terjadi setelah sistem siklon tropis yang sebelumnya memicu cuaca ekstrem kini bergerak menjauh dari wilayah selatan Indonesia.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, ketinggian gelombang laut di sebagian besar perairan NTB saat ini berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter. Namun, potensi gelombang tinggi masih perlu diwaspadai di area tertentu.

Siklon Tropis Luana Menjauh

Hanya Samudera Hindia selatan NTB yang berpotensi gelombang tinggi 2,5 sampai 4 meter,” kata Prakirawan Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid BMKG NTB, Anggi Dewita, di Mataram, Sabtu.

Anggi menjelaskan, Bibit Siklon Tropis 91S yang sebelumnya terdeteksi di Samudera Hindia selatan NTB pada Kamis (22/1) telah menguat menjadi Siklon Tropis Luana. Sistem badai ini kini bergerak menuju daratan Dampier Peninsula di Australia Barat.

Pergerakan Siklon Tropis Luana yang menjauhi perairan selatan Indonesia secara signifikan mengurangi potensi dampak tidak langsung terhadap wilayah NTB. Sebelumnya, saat sistem siklonik tersebut masih berada di dekat perairan NTB, cuaca buruk sempat terjadi. BMKG bahkan mengeluarkan peringatan zona merah pelayaran akibat gelombang yang sangat tinggi, mencapai 4 hingga 6 meter.

“Kecepatan angin maksimum di wilayah NTB mencapai 45 kilometer per jam bergerak dari barat daya hingga barat laut,” ujar Anggi menambahkan.

Kondisi Gelombang di Berbagai Perairan

  • Gelombang kategori sedang (1,25 meter sampai 2,5 meter) terpantau di Selat Lombok bagian utara dan selatan, Selat Alas bagian utara dan selatan, perairan utara Sumbawa, serta Selat Sape bagian selatan.
  • Gelombang kategori rendah (0,5 sampai 1,25 meter) berada di Selat Sape bagian utara.

Untuk prakiraan cuaca pada 24-25 Januari 2026, BMKG memprediksi kondisi umum Nusa Tenggara Barat akan cerah berawan. Meskipun demikian, potensi hujan masih dapat terjadi di beberapa daerah, termasuk Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Dompu, dan Kabupaten Bima.