Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) memperkuat komitmennya dalam mendorong perkembangan olahraga bola basket di Indonesia. Langkah strategis ini diwujudkan melalui kemitraan dengan Nestle Milo untuk menggelorakan program “Basketball for Good” yang bertujuan mengajak lebih banyak anak-anak di Tanah Air untuk bermain basket.
Chief Operating Officer (COO) FIBA, Patrick Mariller, mengungkapkan bahwa pihaknya secara aktif melakukan kunjungan ke berbagai daerah. Tujuannya adalah menjangkau anak-anak yang memiliki minat terhadap olahraga basket.
“Melalui Basketball for Good, kami memanfaatkan bola basket sebagai platform untuk membangun karakter dan meningkatkan kepercayaan diri. Kami melihat bagaimana pendekatan ini mampu memberikan dampak nyata bagi anak-anak, tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga mental dan sosial,” ujar Patrick.
Program “Basketball for Good” direncanakan akan berlangsung mulai Mei hingga Oktober 2026. Kegiatan ini akan menyasar berbagai wilayah, termasuk Banten, Makassar, Lubuk Linggau, Kendari, dan Samarinda. Fokus utama program ini adalah memberikan edukasi kepada para guru mengenai dasar-dasar bermain basket serta pentingnya gaya hidup sehat.
Anggota Dewan FIBA, Erick Thohir, menyambut baik inisiatif yang dilakukan oleh federasi basket dunia ini. Menurutnya, program tersebut sangat selaras dengan agenda pembangunan nasional, termasuk Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).
“Program ini menunjukkan bagaimana olahraga dapat menjadi alat perubahan sosial yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus membuka akses lebih luas bagi anak-anak di berbagai daerah,” kata Erick.
Sebelumnya, program “Basketball for Good” telah sukses dilaksanakan di sejumlah kota seperti Timika, Mataram, Kulon Progo, Sumbawa Barat, dan Ambon. Dari pelaksanaan tersebut, program ini berhasil menjangkau 58 sekolah, 117 guru, serta 1.770 siswa. Keberhasilan ini menjadi fondasi kuat bagi ekspansi program di tahun 2026.
Melalui kolaborasi ini, FIBA menegaskan perannya tidak hanya sebagai badan pengatur bola basket dunia, tetapi juga sebagai penggerak perubahan sosial melalui olahraga. Indonesia menjadi salah satu fokus pengembangan utama di kawasan Asia.
