Bek Persib Bandung, Federico Barba, meminta seluruh pihak, termasuk suporter Bobotoh dan manajemen klub, untuk menahan euforia berlebihan terkait potensi gelar juara Liga 1. Peringatan ini disampaikan menjelang laga penentuan Maung Bandung kontra Persijap Jepara yang akan digelar pada Sabtu, 23 Mei 2026, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Dalam konferensi pers pralaga di Stadion GBLA pada Jumat (22/5/2026), Barba menegaskan bahwa perjuangan tim belum usai. “Saya sangat setuju dengan pelatih. Saya tidak merasakan antusiasme ini karena kami belum mencapai apa pun. Jadi, saya sangat fokus pada pertandingan ini,” ujar Barba, menekankan pentingnya fokus penuh pada pertandingan terakhir.
Situasi ini muncul di tengah kabar bahwa manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) dan pemerintah daerah telah menyusun rencana konvoi perayaan juara. Rencana tersebut dinilai terlalu dini mengingat hasil pertandingan terakhir masih menjadi penentu.
Persib Bandung saat ini memimpin klasemen dengan 78 poin dari 32 pertandingan, hasil dari 24 kemenangan, enam hasil imbang, dan tiga kekalahan. Kemenangan atas Persijap Jepara akan secara otomatis mengunci gelar juara bagi tim kebanggaan Jawa Barat ini. Namun, jika Persib menelan kekalahan, gelar juara bisa saja lepas tergantung hasil pertandingan tim pesaing.
Peringatan dari Barba ini sejalan dengan pandangan pelatih Bojan Hodak yang juga mengingatkan timnya untuk tidak lengah. Fokus penuh pada pertandingan terakhir menjadi kunci untuk memastikan gelar juara tetap berada di tangan Maung Bandung.
