Musisi legendaris Fariz RM kembali muncul di hadapan publik setelah menyelesaikan masa hukuman penjara. Alih-alih trauma, pelantun lagu “Sakura” ini justru menjadikan momen kebebasannya sebagai titik balik untuk berhijrah dan menjalani kehidupan yang lebih baik.
Fariz RM, yang kini berusia 67 tahun, mengungkapkan bahwa ia tidak merasakan trauma atas pengalaman di balik jeruji besi. Ia memandang masa lalu sebagai pelajaran berharga.
“Traumanya sih enggak ada, cuma kita bijak dewasa saja lah. Makanya itu, saya melihatnya begini saja, sebagai orang muslim saya ngelihatnya begini saja, pesan Tuhan itu kepada rasul-rasulnya adalah kalau sudah tidak bisa diapa-apakan, lagi berhadapan dengan masalah, hijrah,” ujar Fariz RM saat ditemui di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Sabtu (28/2).
Demi mendukung niatnya untuk berhijrah, Fariz RM mengambil langkah drastis dengan meninggalkan media sosial dan mengubah lingkaran pergaulannya. Ia ingin fokus pada dirinya sendiri setelah melalui berbagai cobaan.
“Ini saya hijrah. Hijrah dari profesi, hijrah dari sociial media, hijrah dari pergaulan. Saya sekarang pengin mikirin diri saya sendiri dulu deh. Sudah enak begitu lho,” beber Fariz RM.
Bahkan, ia mengaku kini tidak lagi menggunakan ponsel untuk berkomunikasi. Meski tidak merinci alasan spesifik di balik keputusannya, Fariz RM menyatakan “kapok” menggunakan alat komunikasi tersebut.
sumber gambar: jpnn.com 