Borneo FC yang saat ini menempati posisi kedua klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 dengan 75 poin, memiliki harapan tipis untuk meraih gelar juara. Mereka wajib memenangi dua laga sisa sambil berharap Persib Bandung, yang mengoleksi poin sama namun unggul head-to-head, tergelincir dari jalur kemenangan.
Perjuangan di Dua Laga Penentu Gelar
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menegaskan komitmen timnya untuk berjuang hingga peluit akhir musim. Ia menyadari tantangan berat yang menanti Pesut Etam dalam perburuan gelar juara yang semakin ketat.
“Sekarang kita (Borneo FC) ada dua pertandingan lagi di mana kita akan coba dapat poin penuh dari dua pertandingan terakhir ini,” kata Lefundes, dikutip dari laman resmi I.League pada Minggu (17/5).
Laga terdekat bagi Borneo FC adalah menghadapi tuan rumah Persijap Jepara. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, pada Minggu malam pukul 19.00 WIB.
Pada waktu yang bersamaan, pesaing utama mereka, Persib Bandung, akan melakoni laga tandang melawan PSM Makassar. Hasil dari kedua pertandingan ini akan sangat menentukan peta persaingan di puncak klasemen BRI Super League.
Tantangan Menghadapi Persijap Jepara
Meski Borneo FC berhasil memenangi pertemuan pertama dengan Persijap Jepara dengan skor 3-1, Lefundes memperkirakan laga kedua ini tidak akan mudah. Persijap saat ini berada di posisi ke-13 klasemen sementara dengan 34 poin, terpaut jauh dari Borneo FC.
Namun, dalam sepak bola, setiap pertandingan memiliki dinamikanya sendiri dan tim papan bawah kerap memberikan kejutan. Borneo FC harus tetap fokus dan tidak meremehkan lawan demi menjaga asa juara mereka tetap hidup.
Kemenangan di dua laga terakhir menjadi harga mati bagi Borneo FC. Namun, nasib mereka juga sangat bergantung pada hasil yang diraih oleh Persib Bandung di sisa pertandingan musim ini untuk bisa mengangkat trofi juara.
