Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, menegaskan bahwa duel final Liga Champions melawan Arsenal akan menjadi pertandingan yang sangat berat. Enrique bahkan menyebut tidak ada tim favorit dalam laga puncak yang akan berlangsung di Stadion Puskas Arena, Budapest, pada Sabtu malam, 30 Mei 2026.
Mantan pelatih Barcelona itu menekankan pentingnya fokus dan pemanfaatan detail-detail kecil sepanjang 90 menit pertandingan. Menurutnya, kemampuan tim dalam mengelola tekanan dan antisipasi adalah kunci utama.
Enrique Soroti Ketegangan Final
“Selalu ada banyak ketegangan dan antisipasi seputar pertandingan seperti ini. kami harus tahu bagaimana menangani momen-momen ini, itu sangat penting,” ujar Enrique, dikutip dari laman resmi klub pada Sabtu (30/5).
Enrique menjelaskan bahwa setiap pertandingan final selalu menyajikan tantangan yang sulit. Ia mengingatkan bahwa kemenangan telak 5-0 yang diraih PSG musim lalu saat mengalahkan Inter Milan di final Liga Champions 2024/2025 tidak bisa dijadikan patokan untuk laga kali ini.
Ambisi Gelar Beruntun
Meski demikian, pelatih berkebangsaan Spanyol itu memastikan bahwa skuad Les Parisiens sangat termotivasi untuk mengukir sejarah dengan meraih gelar Liga Champions kedua mereka secara beruntun. Ambisi ini menjadi pendorong utama bagi Kylian Mbappe dan kawan-kawan untuk tampil maksimal di hadapan publik Budapest.
Pertandingan final ini diprediksi akan menyajikan pertarungan sengit antara dua raksasa Eropa yang sama-sama berambisi mengangkat trofi paling bergengsi di kancah klub Eropa tersebut.
