Empat film pendek karya sutradara Indonesia siap mencetak sejarah dengan tayang perdana di program Next Step Studio, La Semaine de la Critique, Cannes Film Festival 2026. Keempat sineas yang karyanya akan diperkenalkan di ajang bergengsi tersebut adalah Reza Fahriyansyah, Shelby Kho, Reza Rahadian, dan Khozy Rizal.
Film-film tersebut merupakan hasil kolaborasi internasional. Holy Crowd disutradarai oleh Reza Fahriyansyah bersama Ananth Subramaniam dari Malaysia. Kemudian, Original Wound digarap oleh Shelby Kho dengan Sein Lyan Tun dari Myanmar. Reza Rahadian berkolaborasi dengan Sam Manacsa dari Filipina untuk film Annisa, sementara Khozy Rizal menyutradarai Mothers Are Mothering bersama Lam Li Shuen dari Singapura.
Tak hanya sutradara, jajaran pemeran papan atas Indonesia juga turut membintangi film-film ini. Holy Crowd menampilkan Prilly Latuconsina, Yusuf Mahardika, Yudi Ahmad Tajudin, dan Arswendy Bening Swara. Film Original Wound diperankan oleh Agnes Naomi, Omara Esteghlal, dan Vivian Idris. Untuk Annisa, ada Choirunnisa Fernanda dan Shakeel Fauzi, sedangkan Mothers Are Mothering dibintangi oleh Happy Salma, Asmara Abigail, dan Yudi Ahmad Tajudin.
Dukungan kru film Indonesia juga sangat signifikan. Sinematografer Vera Lestafa bertanggung jawab atas pengambilan gambar untuk Holy Crowd dan Original Wound. Faozan Rizal mengarahkan sinematografi untuk Annisa, sementara Deska Binarso untuk Mothers Are Mothering. Retno Ratih Damayanti bergabung sebagai Penata Kostum, dan Sigit D. Pratama sebagai Production Designer.
Produksi keempat film ini digawangi oleh Yulia Evina Bhara dan Amerta Kusuma dari KawanKawan Media sebagai produser. Jajaran ko-produser meliputi Dominique Welinski, Fanni Mardhotillah, dan Hannan Cinthya. Sementara itu, daftar produser eksekutif diisi oleh nama-nama besar seperti Adi Sumarjono, Angga Dwimas Sasongko, Antonny Liem, Dian Sastrowardoyo, Madeleine Tjahyadikarta, Melyana Tjahyadikarta, Muhammad Noviar Rahman, Prilly Latuconsina, Rio Pasaribu, Tony Ramesh, dan Trivet Sembel.
