Duta Besar Republik Filipina untuk Indonesia, Christopher B. Montero, menyampaikan belasungkawa mendalam dari pemerintah Filipina atas wafatnya Duta Besar RI untuk Filipina, Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo. Ungkapan duka cita tersebut disampaikan Montero dalam upacara penghormatan terakhir di Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri RI Jakarta, Senin (9/2/2026).
“Kami menyampaikan duka cita yang begitu mendalam atas meninggalnya Dubes Agus Widjojo,” kata Dubes Montero dalam sambutannya.
Montero mengenang jamuan makan yang ia nikmati bersama mendiang Dubes Agus pada November lalu. Saat itu, mereka berdiskusi panjang lebar mengenai upaya untuk membawa hubungan bilateral Indonesia dan Filipina ke tingkat yang lebih tinggi. Montero mengaku, pada pertemuan tersebut, Dubes Agus sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda bahwa dirinya sedang tidak baik-baik saja.
Kenangan lain yang diungkapkan Montero adalah ketika Agus Widjojo menyampaikan kuliah umum di akademi diplomat Filipina. Montero menyebut, rekannya dari Indonesia itu kerap menyebut diri sebagai “orang militer” dan bukan diplomat, mengingat karier panjangnya di TNI Angkatan Darat.
“Tetapi, setelah mendengar pernyataannya yang sangat baik kala itu, saya berkata bahwa ia salah, karena dirinya benar adalah seorang diplomat seperti selayaknya diplomat,” ujar Montero, menirukan perkataannya saat itu.
Pemerintah Filipina juga menyampaikan terima kasih atas jasa-jasa Agus Widjojo sebagai Duta Besar RI untuk Filipina selama kurang lebih empat tahun. Kontribusi tersebut dinilai sangat berarti, terutama di saat Indonesia dan Filipina merayakan 75 tahun hubungan diplomatik.
“Selamat jalan, Pak Dubes Agus, semoga damai menyertai,” tutup Dubes Montero, mengakhiri pernyataannya dengan berbahasa Indonesia.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Filipina, Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo, tutup usia pada Ahad malam pukul 20:15 WIB di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, dalam usia 78 tahun.
Usai upacara penghormatan terakhir di Gedung Pancasila Kemlu RI, jenazah Dubes Agus kemudian diantarkan ke tempat peristirahatan terakhirnya di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan. Upacara pemakaman dilaksanakan sesuai tata cara militer, dengan Menteri Luar Negeri RI Sugiono sebagai inspektur upacara.
Sebelum menjabat sebagai Dubes RI untuk Filipina, Agus Widjojo memiliki rekam jejak panjang di TNI Angkatan Darat. Ia sempat menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI mewakili Fraksi TNI/Polri pada tahun 2001—2003, dan kemudian menjadi Gubernur Lemhannas RI pada periode 2016—2022.
