Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua atlet dayung Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Podsi) Kabupaten Pemalang, Alfi (16) dan Alif (16), dalam kondisi meninggal dunia. Keduanya ditemukan pada Senin (25/5) setelah dilaporkan tenggelam di Sungai Laes, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, sejak Sabtu (23/5).
Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, mengonfirmasi penemuan tersebut. Ia menyatakan, kedua remaja tersebut merupakan atlet binaan Podsi Kabupaten Pemalang yang sebelumnya dilaporkan hilang saat menjalani latihan mandiri.
Kronologi Kejadian dan Proses Evakuasi
Berdasarkan kronologi kejadian, Alfi dan Alif, yang merupakan warga Desa Saradan, sedang berlatih menggunakan perahu kayak di Sungai Laes. Perahu yang mereka gunakan diduga terbalik akibat terjangan arus sungai yang sangat kuat.
“Saat kejadian, debit air cukup tinggi dan arus sungai cukup deras akibat hujan di kawasan hulu,” ujar Budiono di Semarang, Senin (25/5).
Proses evakuasi dilakukan di dua titik berbeda. Jenazah Alif ditemukan lebih dahulu pada jarak sekitar 400 meter dari lokasi awal dilaporkan hilang. Sementara itu, jenazah Alfi ditemukan cukup jauh, yakni sekitar 2,5 kilometer dari titik awal setelah terbawa arus sungai.
Setelah berhasil dievakuasi oleh tim gabungan, kedua jenazah korban langsung dibawa ke RS Ashari Pemalang untuk menjalani proses autopsi. Pihak berwenang selanjutnya akan menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
