PT Donggi Senoro LNG (DSLNG) kembali menggelar program “DSLNG Goes to Campus” di Fakultas Teknik Universitas Tadulako (Untad), Palu, pada Rabu, 11 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan mahasiswa dari berbagai program studi teknik, bertujuan memperkuat pemahaman mereka tentang implementasi keselamatan kerja di sektor industri berisiko tinggi.
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Teknik Universitas Tadulako, Dr. Ir. Bakri, S.T., menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif DSLNG. Menurutnya, kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi sangat vital dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja.
“Kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi memberikan nilai tambah bagi mahasiswa karena menghadirkan wawasan praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan untuk memperkaya pemahaman mahasiswa terhadap implementasi keselamatan kerja di sektor industri,” ungkap Dr. Bakri.
Dalam kesempatan tersebut, Safety Team Leader DSLNG, Ahmad Sulaiman, membawakan materi berjudul “Implementasi Permit to Work (PTW) pada Pekerjaan Berisiko Tinggi.” Ia menjelaskan secara rinci pentingnya sistem izin kerja sebagai instrumen utama dalam mengendalikan risiko operasional di industri migas.
Sulaiman menekankan bahwa PTW sangat krusial, terutama untuk pekerjaan dengan tingkat risiko tinggi seperti pekerjaan panas, pekerjaan di ruang terbatas, dan pekerjaan di ketinggian. Penerapan PTW secara disiplin dinilai sebagai faktor penentu dalam mencegah kecelakaan kerja serta menjaga keselamatan pekerja, aset perusahaan, dan lingkungan sekitar.
Program “DSLNG Goes to Campus” ini merupakan bagian dari kontribusi nyata PT Donggi Senoro LNG di bidang pendidikan. Inisiatif ini bertujuan untuk membangun dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah Sulawesi Tengah, khususnya dalam aspek keselamatan dan kesehatan kerja di sektor industri.
