Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Ruby Chairani Syiffadia, meninjau langsung gudang Perum Bulog Lampung Selatan pada Rabu (6/5/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas stok pangan bagi masyarakat di wilayah tersebut tetap terjaga, terutama dalam menghadapi potensi lonjakan kebutuhan.
Dalam peninjauannya, Ruby Chairani Syiffadia memeriksa kondisi penyimpanan beras serta komoditas pangan lainnya. Ia menekankan pentingnya menjaga ketersediaan stok agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.
“Dari hasil peninjauan ini, kita melihat kesiapan Bulog cukup baik. Ini penting untuk menjamin kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujar Ruby Chairani Syiffadia.
Ia juga mengapresiasi kinerja Perum Bulog Lampung Selatan yang dinilai mampu menjaga distribusi dan kualitas beras yang disimpan di gudang. Menurutnya, peran Bulog sangat strategis dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan nasional.
Ruby Chairani Syiffadia berharap sinergi antara legislatif, pemerintah daerah, dan Perum Bulog dapat terus diperkuat dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
“Kolaborasi ini harus terus ditingkatkan agar program ketahanan pangan berjalan optimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Pimpinan Cabang Perum Bulog Lampung Selatan, Fedrial Farhan, menyampaikan bahwa stok beras yang tersedia saat ini dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan beberapa bulan ke depan.
“Kami terus melakukan pengawasan kualitas serta distribusi secara berkala agar stok tetap terjaga dan sampai ke masyarakat dengan baik,” kata Fedrial Farhan.
Ia menambahkan, pemerintah saat ini sangat fokus dalam penyediaan bahan pangan guna menekan harga di pasar. Fedrial Farhan merinci ketersediaan stok di gudang Bulog Lampung Selatan.
“Stok beras di gudang Bulog Lampung Selatan saat ini mencapai 32.500 ton. Selain itu, ketersediaan komoditas lainnya, seperti Minyakita juga dalam kondisi cukup, dengan total stok mencapai 12 ribu liter,” jelasnya.
