Pemerintah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, berhasil memanen 24 ton jagung di Desa Batusuya Go’o, Kecamatan Sindue Tombusabora pada Kamis, 26 Februari 2026. Panen raya ini menjadi wujud nyata dukungan daerah terhadap program swasembada pangan nasional yang dicanangkan pemerintah pusat.

Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, menyatakan bahwa panen jagung tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung visi ketahanan pangan nasional. “Panen jagung kali ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung visi ketahanan pangan nasional atau Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar Vera saat ditemui di Banawa.

Ia menambahkan, keberhasilan ini juga menunjukkan inovasi para petani setempat. “Ini salah satu inovasi para petani di Batusuya Go’o dengan melakukan penanaman jagung di kebun kelapa seluas 3,9 hektare,” jelasnya. Lahan seluas 3,9 hektare tersebut berhasil mencatat total produksi mencapai 24 ton.

Menurut Vera, swasembada pangan memiliki peran lebih dari sekadar angka produksi. Ini adalah alat strategis untuk menekan angka kemiskinan dan mencegah persoalan sosial di masyarakat.

Ke depan, Pemkab Donggala mendorong pembentukan lumbung jagung desa. “Ke depan pentingnya pembentukan lumbung jagung desa berbasis gotong royong agar setiap desa memiliki cadangan pangan mandiri untuk menghadapi berbagai situasi di masa mendatang,” tegas Bupati.

Pemerintah daerah, lanjut Vera, akan terus memberikan pendampingan komprehensif kepada para petani. “Tentunya pemerintah daerah terus memberikan pendampingan mulai dari pemberian benih hingga pendampingan lainnya, termasuk kerja sama tim di setiap kelompok tani yang menjadi modal utama mencapai hasil panen jagung tersebut,” pungkasnya.

Panen jagung ini diharapkan menjadi momentum penting bagi Kabupaten Donggala untuk mencapai kemandirian pangan dan meningkatkan daya saing daerah.