Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, memutuskan untuk meniadakan sementara kegiatan Car Free Day (CFD) yang rutin digelar setiap hari Minggu di Jalan Udayana. Kebijakan ini berlaku selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram, Nizar Denny Cahyadi, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap kekhusyukan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa. Selain itu, kondisi operasional di lapangan juga menjadi pertimbangan utama.
“Untuk penutupan atau peniadaan kegiatan CFD selama Ramadhan, sudah kami sosialisasikan untuk dapat diindahkan,” ujar Nizar Denny Cahyadi di Mataram pada Rabu (18/2/2026).
Menurut Nizar, area CFD Udayana saat ini didominasi oleh pedagang kecil dan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang menjajakan produk makanan. Dengan sebagian besar masyarakat berpuasa, aktivitas jual beli makanan di pagi hari dinilai kurang relevan selama Ramadhan.
“Indikator utamanya CFD kami tutup selama bulan puasa, karena banyaknya pedagang makanan. Jadi CFD kami tutuk sementara agar masyarakat bisa lebih fokus beribadah,” tegasnya.
Penutupan CFD Udayana ini direncanakan berlangsung selama satu bulan penuh. Masyarakat diharapkan dapat memahami kebijakan tersebut dan memanfaatkan waktu luang untuk lebih meningkatkan aktivitas ibadah di bulan suci Ramadhan.
Menanggapi wacana pengalihan CFD ke waktu malam hari atau Car Free Night (CFN) selama Ramadhan, Nizar Denny Cahyadi menyatakan bahwa rencana tersebut belum akan diterapkan di Jalan Udayana. Namun, ia tidak menutup kemungkinan pelaksanaan CFN di lokasi lain.
“Untuk CFN di Udayana belum ada rencana. Tapi, ada peluang untuk pelaksanaan di Jalan Pabean, wilayah Kecamatan Ampenan,” ungkapnya. Rencana penyelenggaraan CFN di Jalan Pabean ini bahkan sedang digodok oleh pihak kecamatan bersama kelurahan setempat.
