Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, memastikan pengamanan lapas dan rutan tetap optimal serta pelayanan kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP) terpenuhi secara berkelanjutan selama bulan suci Ramadhan 2026.
Penegasan ini disampaikan Bagus Kurniawan setelah memantau langsung pelaksanaan tarawih, kondisi pengamanan, serta kesiapan layanan di Lapas Palu dan Rutan Palu pada Sabtu, 21 Februari 2026. Menurutnya, Ramadhan bukan hanya momentum ibadah, tetapi juga kesempatan untuk menciptakan suasana pembinaan yang lebih humanis.
“Ramadhan bukan sekadar momentum peningkatan ibadah, tetapi juga ruang membangun suasana pembinaan yang lebih humanis, damai, dan reflektif bagi warga binaan,” kata Bagus Kurniawan dalam keterangannya di Palu.
Kegiatan pemantauan ini bertujuan untuk memastikan seluruh ibadah Ramadhan berjalan khusyuk, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif di lingkungan pemasyarakatan. Bagus Kurniawan juga memberikan instruksi khusus untuk Lapas Palu, meliputi perluasan lokasi shalat, pengaturan jadwal ibadah WBP, penguatan dukungan pengamanan dari petugas, hingga penyediaan pojok baca keagamaan sebagai sarana pembinaan spiritual.
Selain itu, ia juga meninjau pos pengamanan dan berdialog dengan regu jaga, mengingatkan pentingnya kewaspadaan serta peningkatan kontrol pengawasan selama Ramadhan. “Pelaksanaan ibadah harus didukung fasilitas yang memadai dan pengamanan yang optimal agar warga binaan dapat menjalankan Ramadhan dengan tenang sekaligus tetap berada dalam pembinaan yang terarah,” ujarnya.
Bagus Kurniawan turut menyampaikan pesan kepada warga binaan agar memanfaatkan Ramadhan sebagai kesempatan untuk introspeksi diri dan melakukan perubahan perilaku ke arah yang lebih baik.
Senada, Kepala Rutan Palu, Fani Andika, menegaskan komitmen jajarannya untuk menjaga stabilitas keamanan dan memastikan seluruh kegiatan pembinaan Ramadhan berjalan tertib. “Sinergi antara petugas dan warga binaan terus kami perkuat agar suasana rutan tetap aman, kondusif, dan mendukung proses pembinaan selama bulan suci,” pungkas Fani.
