Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala untuk segera meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayahnya. Penekanan khusus diberikan pada Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dinilai mengalami penurunan signifikan.

Peringkat Donggala Menurun Drastis

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Sulteng, Fatma, mengungkapkan bahwa saat ini pelayanan kesehatan di Donggala berada di peringkat keempat dari total 13 kabupaten/kota di Sulteng. “Saat ini pelayanan kesehatan di Donggala berada di peringkat keempat dari 13 kabupaten/kota di Sulteng. Artinya, masih perlu ditingkatkan lagi layanan kesehatannya,” kata Fatma saat ditemui di Banawa, Jumat (2/5/2026).

Fatma menambahkan, jumlah masyarakat yang memanfaatkan layanan CKG di Kabupaten Donggala baru mencapai 19 ribu jiwa dari total target 313 ribu penduduk. Penurunan ini cukup mencolok mengingat pada tahun 2025, Donggala sempat menduduki posisi pertama dalam pemanfaatan CKG.

“Tahun 2025 Kabupaten Donggala berada diposisi pertama, namun hingga akhir April 2026 peringkatnya turun ke urutan keempat. Harapannya seluruh pihak memberikan dukungan dalam menyukseskan Program CKG,” ucapnya.

Target dan Strategi Peningkatan Layanan CKG

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng telah menetapkan target capaian layanan CKG tahun 2026 sebesar 54 persen, lebih tinggi dari target nasional yang hanya 46 persen. Untuk mencapai target ambisius ini, Fatma menekankan pentingnya konsistensi fasilitas kesehatan dalam melakukan pemeriksaan harian.

“Tentunya target itu sengaja dibuat lebih tinggi dari target nasional yang hanya 46 persen, sehingga ke depan untuk mencapai target tersebut maka setiap fasilitas kesehatan agar konsisten melakukan pelayanan pemeriksaan harian,” sebutnya.

Setiap puskesmas diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan terhadap 35 hingga 40 orang per hari. Fatma optimis, jika konsistensi ini terjaga, Kabupaten Donggala berpeluang besar untuk kembali menempati peringkat teratas, bahkan di tingkat nasional.

“Apabila ini berjalan konsisten, Kabupaten Donggala berpeluang kembali menempati peringkat teratas, bahkan di tingkat nasional,” kata dia.

Pentingnya Perubahan Pola Pikir Masyarakat

Selain peningkatan di sisi fasilitas kesehatan, Fatma juga menyoroti pentingnya perubahan pola pikir masyarakat dalam memanfaatkan layanan kesehatan, seperti puskesmas dan rumah sakit. Program CKG dirancang untuk dimanfaatkan masyarakat setidaknya sekali dalam setahun, khususnya saat berulang tahun.

“Program CKG ini dapat dimanfaatkan masyarakat sekali dalam setahun yakni saat berulang tahun, melalui pemeriksaan ini dapat mendeteksi secara dini agar penanganan lebih cepat dan tepat, terutama penyakit tidak menular saat ini cukup tinggi, sehingga pemeriksaan rutin menjadi sangat penting,” ujar Fatma.

Sebagai informasi, sebanyak 141.282 warga di Sulawesi Tenggara (Sultra) telah merasakan manfaat dari program prioritas daerah “Berani Sehat”, dengan 12.949 jiwa di antaranya berasal dari Kabupaten Donggala.