Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, secara aktif mendorong layanan perpustakaan sebagai pusat belajar bagi pelajar mulai dari tingkat Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk menumbuhkan minat baca dan memperkuat budaya literasi sejak dini.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Dompu, Muhammad Abduh, menjelaskan bahwa perpustakaan memiliki peran krusial dalam menunjang proses belajar mengajar, penelitian, serta pelaksanaan kurikulum pendidikan. Hal ini terlihat dari berbagai kegiatan edukatif, salah satunya kunjungan siswa MIS Al-Faat Woja yang baru-baru ini mengikuti edukasi literasi di Perpustakaan Kabupaten Dompu pada Kamis, 29 Januari 2026.

Perkuat Budaya Literasi dan Kualitas Pendidikan

Muhammad Abduh menegaskan komitmen pihaknya dalam memajukan peran perpustakaan. “Kami berkomitmen menjadikan layanan perpustakaan sebagai pusat belajar pelajar dalam rangka memperkuat budaya literasi dan meningkatkan kualitas pendidikan,” ujarnya kepada ANTARA, Kamis (29/1/2026).

Pihak Dispusip Dompu membuka akses seluas-luasnya bagi seluruh satuan pendidikan untuk memanfaatkan perpustakaan sebagai pusat informasi, edukasi, dan pengembangan karakter pelajar. Melalui layanan ini, pelajar didorong untuk meningkatkan kemampuan literasi baca tulis, literasi informasi, serta keterampilan berpikir kritis yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan pendidikan modern.

Layanan Edukatif dan Fasilitas Pendukung

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Dompu juga menyediakan beragam layanan edukatif. Ini mencakup kunjungan perpustakaan, bimbingan pemustaka, serta pengenalan koleksi dan fasilitas perpustakaan. Program-program ini dirancang untuk membiasakan pelajar memanfaatkan perpustakaan secara efektif dan bertanggung jawab.

Selain menyediakan akses bahan pustaka dan referensi yang relevan, perpustakaan difungsikan sebagai ruang baca yang nyaman dan kondusif. Lingkungan ini diharapkan dapat mendukung kegiatan belajar mandiri maupun kelompok, menciptakan suasana yang ideal untuk eksplorasi ilmu pengetahuan.

Abduh berharap sinergi dengan seluruh sekolah di Kabupaten Dompu dapat terus terjalin secara berkelanjutan. Dengan demikian, perpustakaan dapat menjadi mitra strategis dunia pendidikan dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan berakhlak mulia.