Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, menegaskan bahwa wajah ibu kota di daerahnya kini telah mengalami perubahan signifikan berkat akselerasi pembangunan masif di berbagai sektor strategis. Pernyataan ini disampaikan dalam acara safari Ramadan 1447 Hijriah di Desa Pemenang Timur, Lombok Utara, Jumat (07/03/2026).

Menurut Kusmalahadi, perubahan wajah ibu kota Kabupaten Lombok Utara ini bukan semata hasil kerja bupati dan wakil bupati, melainkan buah dari kerja keras seluruh masyarakat Lombok Utara. Visi dan misi kepala daerah telah diartikulasikan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), dengan fokus utama pada penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) serta percepatan infrastruktur.

Dengan jumlah penduduk hampir 285 ribu jiwa dan beragam pandangan, Kusmalahadi menekankan pentingnya dialog. “Jumlah penduduk hampir 285 ribu jiwa dengan isi kepala yang berbeda-beda. Jangan sedikit-sedikit demo. Jika ada persoalan atau aspirasi, mari datang berdialog, hearing, dan sampaikan secara baik-baik. Pemerintah terbuka untuk menerima masukan,” ujarnya.

Beliau juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat hanya bertumpu pada pemerintah. Sinergisitas dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan. “Mari tingkatkan kolaborasi untuk percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ajaknya.

Kegiatan rutin tahunan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara ini bertujuan mempererat tali silaturahmi antara jajaran pimpinan daerah dengan masyarakat, sekaligus menjadi wadah untuk menyerap aspirasi warga secara langsung di bulan suci Ramadan. Dalam kesempatan itu, Kusmalahadi juga menyebutkan sejumlah program telah dilaksanakan untuk mempercepat penurunan stunting dan angka kemiskinan di Lombok Utara.

Sementara itu, Kepala Desa Pemenang Timur, Suharman, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran pimpinan daerah yang memberikan semangat dan kesempatan interaksi langsung bagi warga. Suharman juga menyuarakan aspirasi masyarakat terkait wilayah Tanak Ampar yang membawahi lima dusun, yang saat ini sedang dalam proses pengusulan pemekaran dari Desa Pemenang Timur.

“Kami berharap wilayah tersebut dapat dimekarkan menjadi desa definitif. Persatuan dan kesatuan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan pemekaran tersebut,” kata Suharman.

Sumber Gambar: ANTARA