Tim basket Dewa United Banten menghadapi tantangan berat menjelang tampil di Basketball Champions League (BCL) Asia 2026. Mereka menelan empat kekalahan beruntun dalam ajang IBL 2026, sebuah hasil minor yang menjadi sorotan publik.
Rentetan kekalahan tersebut dimulai saat Anak Dewa takluk di hadapan Bogor Hornbills dengan skor 76-109. Selanjutnya, mereka juga harus mengakui keunggulan Rajawali Medan (82-86), Satria Muda Bandung (88-92), dan Pacific Caesar Surabaya (87-97).
Meski demikian, Pelatih Dewa United, Augusti Julbe, menegaskan bahwa timnya telah melakukan persiapan maksimal untuk menghadapi BCL Asia 2026. Sebagai juara IBL 2025, gengsi Anak Dewa dipertaruhkan mengingat lawan yang akan dihadapi merupakan tim-tim terbaik dari Malaysia dan Thailand.
“Kami mencoba mempersiapkan tim sebaik mungkin, terutama dari sisi bertahan,” ujar pelatih kelahiran 3 Mei 1972 itu.
Julbe menambahkan, “Kami ingin fleksibel dan siap menghadapi berbagai situasi di pertandingan.”
Pada ajang BCL Asia 2026, Dewa United akan mengandalkan kekuatan tiga pemain asing mereka. Mereka adalah Joshua Ibarra dari Meksiko, serta D. J. Cooper dan Troy Gillenwater yang keduanya berasal dari Amerika Serikat.
Dengan modal negatif di IBL 2026, Dewa United Banten kini menatap Basketball Champions League Asia 2026 dengan harapan besar untuk bangkit dan menunjukkan performa terbaiknya.
