Lombok Tengah, Selasa, 17 Februari 2026 – Wakil Bupati Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), HM Nursiah, menegaskan bahwa generasi muda merupakan kunci utama kemajuan daerah. Ia mengingatkan agar anak-anak Lombok Tengah tidak terlena oleh kemajuan zaman yang semakin canggih, yang berpotensi menghancurkan masa depan.

“Generasi anak Lombok Tengah jangan terlena dengan perbuatan yang menghancurkan masa depan, disebabkan dengan kemajuan zaman yang semakin canggih. Daerah menjadi hebat dan maju tergantung pada generasi anak yang berdedikasi tinggi dan berakhlak mulia,” ujar HM Nursiah saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Anak Kabupaten Lombok Tengah 2026 di Lombok Tengah, Senin.

Nursiah menambahkan, pemerintah daerah terus memberikan perhatian penuh terhadap anak-anak Lombok Tengah dalam segala aspek. Perhatian tersebut mencakup pendidikan, kebutuhan hidup, pengakuan, status anak, serta program-program pencegahan yang relevan.

“Kami terus perhatikan anak anak yang ada di Lombok Tengah ini, dalam segala bidang, sehingga tidak ada lagi anak anak yang putus sekolah, tidak ada lagi anak yang di usianya masih membutuhkan kasih sayang orang tuannya justru mencari nafkah untuk kebutuhan hidupnya,” tegasnya.

Musrenbang Tematik Anak 2026: Wadah Aspirasi Generasi Muda

Sementara itu, Kepala Bidang Pemerintah dan Pembangunan Manusia pada Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (BAPPEDA) Lombok Tengah, Sri Muliana Wiadiastuti, menjelaskan bahwa Musrenbang Tematik Anak ini dilaksanakan selama dua hari. Kegiatan tersebut diikuti oleh 36 anak perwakilan dari berbagai wilayah di Lombok Tengah.

“Tujuan pelaksanaan musrenbang ini untuk menyerap aspirasi anak Lombok Tengah melaksanakan program untuk 2026 dan 2027 nanti,” kata Sri Muliana.

Ia menambahkan, program-program yang diajukan pada tahun 2025 kini sedang dalam tahap pelaksanaan di tahun 2026, sesuai dengan rencana yang telah diajukan oleh komunitas anak-anak Lombok Tengah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Lombok Tengah, Kusriadi, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Musrenbang Tematik Anak. Menurutnya, kegiatan ini sangat penting untuk merekam aspirasi anak-anak, yang dianggap sebagai investasi berharga bagi masa depan daerah.

“Melalui aspirasi anak, kami dapat jadikan referensi ke depan, Lombok Tengah sebagai Kabupaten Layak Anak, tentunya dengan aspirasi anak ini kami memberikan ruang kreativitas, dengan demikian anak Lombok Tengah dapat berkiprah dengan baik untuk mewujudkan daerahnya yang hebat,” pungkas Kusriadi.