Kisah inspiratif Haji Haryanto, pendiri dan pemilik Perusahaan Otobus (PO) Haryanto, kembali menjadi sorotan publik. Perjalanan hidupnya yang berliku, dari seorang kuli bangunan, prajurit TNI, hingga menjadi juragan bus dengan ratusan armada, membuktikan bahwa ketekunan dan disiplin adalah kunci meraih kesuksesan.
Haji Haryanto, yang lahir di Kudus, Jawa Tengah, memulai hidupnya dari titik yang sangat sederhana. Sebelum mengenakan seragam militer, ia pernah merasakan kerasnya hidup sebagai kuli bangunan. Pengalaman ini membentuk karakternya menjadi pribadi yang ulet dan tidak mudah menyerah.
Pengabdian di TNI dan Awal Mula Bisnis
Setelah masa sulit sebagai kuli bangunan, Haji Haryanto memutuskan untuk mengabdikan diri kepada negara dengan bergabung di Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD). Ia bertugas di Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) selama dua dekade, dengan pangkat terakhir Kopral Kepala. Kedisiplinan militer yang tertanam kuat selama 20 tahun pengabdian menjadi bekal berharga dalam meniti karier selanjutnya.
Pada tahun 2002, setelah pensiun dari TNI, Haji Haryanto tidak lantas berdiam diri. Dengan modal pesangon pensiun, ia memberanikan diri terjun ke dunia bisnis transportasi. PO Haryanto lahir dari semangat juang tersebut, meski di awal perjalanannya, perusahaan ini hanya memiliki beberapa unit bus.
Menghadapi Badai dan Bangkit Lebih Kuat
Perjalanan membangun PO Haryanto tidaklah mulus. Haji Haryanto pernah menghadapi masa-masa sulit yang hampir membuatnya bangkrut. Namun, berbekal kedisiplinan yang ia dapatkan dari militer dan keyakinan spiritual yang kuat, ia berhasil melewati badai tersebut. Ia dikenal sebagai sosok yang sangat religius, sering menjalankan salat tahajud dan bersedekah, yang diyakininya sebagai bagian dari kunci keberhasilan.
Kini, PO Haryanto telah menjelma menjadi salah satu operator bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) terbesar di Indonesia. Ratusan armada bus dengan berbagai kelas layanan, mulai dari eksekutif hingga VIP, melayani rute-rute vital di Jawa, Madura, dan Jabodetabek. Perusahaan ini juga melibatkan anak-anak Haji Haryanto dalam pengelolaan, memastikan keberlanjutan bisnis keluarga.
Warisan Disiplin dan Inspirasi
Kisah Haji Haryanto adalah cerminan nyata dari pepatah
