Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah pada tahun 2026, tren berbagi Tunjangan Hari Raya (THR) secara digital semakin menguat. Fitur seperti “” dari aplikasi DANA menjadi sorotan utama, bersaing dengan layanan serupa dari platform lainnya dalam hal kecepatan pencairan dan jaminan keamanan transaksi.

Popularitas Dana Kaget dan Alternatifnya

Fitur “Dana Kaget” dari DANA memungkinkan pengguna untuk membagikan sejumlah uang kepada banyak penerima sekaligus melalui sebuah tautan. Kemudahan dan kecepatan proses ini menjadikannya pilihan favorit, terutama saat momen Lebaran. Data internal DANA mencatat peningkatan transaksi “Dana Kaget” sebesar 120% selama periode Ramadan 2025, mengindikasikan lonjakan penggunaan yang signifikan.

Namun, DANA tidak sendirian di pasar. Platform e-wallet lain seperti GoPay, OVO, ShopeePay, dan LinkAja juga menawarkan fitur berbagi uang yang serupa. Meskipun tidak semua menggunakan branding “Kaget,” fungsi dasarnya sama: memfasilitasi transfer dana secara digital kepada kerabat atau teman. GoPay memiliki fitur “Kirim Uang” yang dapat dibagikan ke banyak kontak, OVO dengan “Transfer ke Sesama OVO,” dan ShopeePay dengan “Kirim Saldo.”

Kecepatan Cair yang Instan, Namun Tetap Waspada

Dalam hal kecepatan pencairan, sebagian besar platform e-wallet menjanjikan proses instan. Begitu penerima mengklaim tautan atau menerima transfer, dana akan langsung masuk ke saldo akun mereka. Kecepatan ini menjadi daya tarik utama bagi pengguna yang menginginkan transaksi praktis tanpa menunggu lama. Kendati demikian, stabilitas jaringan dan sistem masing-masing platform dapat sedikit memengaruhi waktu proses.

Ancaman Keamanan dan Peringatan OJK

Di balik kemudahan yang ditawarkan, isu keamanan menjadi perhatian serius. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) secara konsisten mengingatkan masyarakat akan modus penipuan yang memanfaatkan fitur berbagi uang digital. Modus paling umum adalah penyebaran tautan palsu “Dana Kaget” atau “THR Gratis” yang sebenarnya mengarahkan korban ke situs phishing. Situs-situs ini dirancang untuk mencuri data pribadi atau kredensial akun pengguna.

Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK, Friderica Widyasari Dewi, pada awal Maret 2026, menegaskan pentingnya kewaspadaan. “Masyarakat harus selalu waspada. Pastikan tautan yang diterima berasal dari sumber yang terpercaya dan jangan pernah memasukkan PIN atau data pribadi di luar aplikasi resmi,” ujarnya.

Tips Aman Bertransaksi Digital Saat Lebaran

Untuk memastikan transaksi digital tetap aman selama Lebaran, pengguna disarankan untuk selalu memeriksa URL tautan yang diterima, memastikan dimulai dengan domain resmi platform (misalnya, link.dana.id untuk Dana Kaget). Hindari mengklik tautan mencurigakan yang dikirim dari sumber tidak dikenal. Selain itu, aktifkan dan gunakan fitur keamanan seperti PIN atau biometrik yang tersedia di aplikasi e-wallet Anda. Beberapa platform juga memiliki batasan harian atau bulanan untuk transfer atau penerimaan dana, yang perlu diperhatikan agar transaksi berjalan lancar.