Program Studi S2 Pedagogi STKIP Taman Siswa (Tamsis) Bima, Nusa Tenggara Barat, memperkuat fondasi riset mahasiswanya sejak semester awal. Langkah ini diwujudkan melalui penyelenggaraan kuliah tamu nasional yang bertujuan meningkatkan mutu akademik dan kapasitas penelitian pascasarjana.

Kegiatan yang digelar secara luring di Gedung Beradab dan daring via Zoom ini menghadirkan Prof. Dr. Dwi Sulisworo dari Universitas Ahmad Dahlan sebagai narasumber utama. Ketua STKIP Tamsis Bima, Assoc. Prof. Dr. H. Ibnu Khaldun, M.Si, menegaskan bahwa penguatan budaya riset menjadi prioritas program studi, terutama pada fase awal perkuliahan.

Menurut Assoc. Prof. Dr. H. Ibnu Khaldun, mahasiswa pascasarjana harus memiliki fondasi metodologi penelitian yang kuat agar mampu menentukan fokus kajian secara tepat dan menyusun karya ilmiah yang terarah. “Sejak semester pertama, mahasiswa didorong untuk membangun tradisi akademik berbasis riset, mulai dari pemetaan masalah, telaah literatur, hingga penyusunan kerangka berpikir yang sistematis,” ujarnya. Ia menambahkan, inisiatif ini juga sejalan dengan upaya institusi dalam mendorong produktivitas publikasi ilmiah serta memperluas jejaring akademik, baik nasional maupun internasional.

Sementara itu, Prof. Dr. Dwi Sulisworo menekankan pentingnya konsistensi dan kolaborasi dalam membangun kualifikasi peneliti. Mahasiswa, kata dia, perlu menyusun peta jalan (roadmap) penelitian yang berkelanjutan agar tema yang dikaji tidak terputus dan memiliki kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu pendidikan. Selain itu, ia mendorong pemanfaatan teknologi digital secara bijak untuk mendukung proses riset, dengan tetap menjunjung tinggi etika akademik dan integritas ilmiah.

Kegiatan ini berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta yang terdiri dari dosen, guru, kepala sekolah, dan mahasiswa. Diskusi mencakup strategi menentukan topik penelitian, peluang publikasi pada jurnal ilmiah, hingga penguatan jejaring kolaborasi. Melalui kuliah tamu nasional ini, S2 Pedagogi STKIP Tamsis Bima berharap dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya memenuhi kualifikasi akademik, tetapi juga mampu berkontribusi sebagai peneliti yang adaptif dan inovatif dalam menjawab tantangan dunia pendidikan.