Seorang calon haji asal Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, atas nama Baharuddin Sidi Biditek, wafat di Tanah Suci Makkah pada Sabtu (23/5). Almarhum meninggal dunia di Hotel Safa Al Marjan pada pukul 06.40 Waktu Arab Saudi (WAS) saat persiapan menghadapi puncak ibadah haji menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Baharuddin diketahui memiliki riwayat hipertensi.

Pemerintah Pastikan Hak Jemaah Terpenuhi

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Riau, Defizon, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya jemaah tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan memastikan seluruh hak jemaah terpenuhi, termasuk pelaksanaan badal haji bagi almarhum.

“Atas nama Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Bapak Baharuddin Sidi Biditek. Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala dosa-dosanya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini,” kata Defizon di Pekanbaru, Minggu.

Defizon menjelaskan, calon haji yang meninggal dunia nantinya akan dibadalhajikan oleh petugas yang telah ditunjuk. Selain itu, jemaah haji yang wafat di Tanah Suci sebelum puncak pelaksanaan ibadah haji juga berhak mendapatkan perlindungan asuransi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Selain akan dibadalhajikan, juga akan diberikan asuransi sebagaimana ketentuan yang berlaku. Kami dari Kementerian Haji akan membantu seluruh proses yang berkaitan dengan jamaah tersebut,” tambahnya.

Almarhum Baharuddin Sidi Biditek tercatat bertempat tinggal di Jalan Paus Gang Kayangan Nomor 11, Kota Pekanbaru. Setelah proses pemulasaraan selesai, jenazah almarhum direncanakan akan dishalatkan di Masjidil Haram sebelum dimakamkan di Tanah Suci Makkah.