Pemerintah Kabupaten Tojo Una-una (Pemkab Touna), Sulawesi Tengah, menyalurkan 110 pohon bibit kelapa dalam kepada delapan gabungan kelompok tani (Gapoktan) di Kecamatan Una-una. Bantuan ini merupakan wujud dukungan pemerintah daerah terhadap sektor perkebunan masyarakat.

Bupati Tojo Una-una, Ilham Lawidu, menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas perkebunan warga. “Untuk tahap awal bantuan ini diberikan kepada delapan gapoktan di Kecamatan Una-una meliputi bibit kelapa dalam, pupuk dan biaya tanam guna mendukung peningkatan produktivitas perkebunan masyarakat,” ujar Ilham di Touna, Sabtu (23/5/2026).

Ilham Lawidu menambahkan, penyaluran bantuan serupa untuk wilayah lain akan dilakukan pada tahap berikutnya. Ia merinci, setiap hektare lahan akan menerima 110 pohon bibit kelapa dalam, 330 kilogram pupuk, serta bantuan biaya tanam sebesar Rp35 ribu per lubang tanam.

Menurut Ilham, bantuan tersebut adalah bentuk perhatian serius pemerintah kepada para petani, khususnya dalam mendorong pengembangan sektor perkebunan yang menjadi salah satu potensi unggulan di Kabupaten Touna. Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan bantuan ini dengan baik.

Kelapa, kata Ilham, merupakan tanaman yang memiliki nilai ekonomi jangka panjang dan berpotensi besar membantu meningkatkan pendapatan masyarakat. “Ke depan masyarakat ini bisa memanfaatkan memanfaatkan bantuan ini dengan baik sebab Kelapa merupakan salah satu tanaman yang punya nilai ekonomi jangka panjang dan bisa membantu meningkatkan pendapatan masyarakat,” tuturnya.

Ilham juga berpesan agar para petani yang menerima bantuan bibit kelapa tersebut merawat dan menjaga tanamannya dengan baik, sehingga hasilnya dapat dirasakan manfaatnya di masa mendatang. “Memang perlu adanya kerja sama antara pemerintah daerah, penyuluh pertanian dan kelompok tani sehingga seluruh program pada sektor perkebunan dan pertanian dapat memberikan hasil yang maksimal bagi masyarakat,” pungkasnya.