BANDUNG, 14 April 2026 – Persib Bandung berhasil mengamankan tiga poin penting setelah menundukkan Bali United dengan skor dramatis 3-2 dalam lanjutan pekan ke-27 BRI Super League. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu (12/4) malam itu diwarnai kartu merah dan dua gol balasan dari tim tamu di menit-menit akhir.
Maung Bandung sempat unggul 2-0 hingga pertengahan babak kedua. Namun, petaka datang saat bek Patricio Matricardi diganjar kartu kuning kedua, memaksa Persib bermain dengan 10 pemain. Kondisi ini dimanfaatkan Bali United untuk mencetak dua gol dalam 10 menit terakhir pertandingan, membuat skor menjadi 3-2 dan menciptakan ketegangan hingga peluit akhir.
Bojan Hodak Ungkap Penyebab Kecolongan
Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengakui bahwa timnya kecolongan dua gol setelah unggul jauh. Dalam konferensi pers pascalaga yang dikutip pada Senin (13/4), Hodak menjelaskan bahwa kartu merah menjadi titik balik yang mengubah jalannya pertandingan.
“Saya sudah katakan bahwa pertandingan ini akan menjadi laga yang sulit. Saya rasa, tadi pada dasarnya sebelum ada pemain kartu di kartu merah, kami bisa menguasai jalannya pertandingan,” ujar Hodak.
Menurut pelatih asal Kroasia itu, sebelum insiden kartu merah, Persib mampu mengendalikan permainan dan Bali United kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Namun, setelah bermain dengan 10 pemain, kelelahan mulai melanda para pemain Persib di akhir laga, yang kemudian dimanfaatkan dengan baik oleh Bali United.
Kemenangan ini menjaga posisi Persib di papan atas klasemen BRI Super League, meski Hodak menekankan perlunya evaluasi mendalam terkait konsistensi permainan, terutama saat menghadapi tekanan dan kekurangan jumlah pemain.
