Persib Bandung berhasil membalikkan keadaan dan meraih kemenangan dramatis 4-2 saat bertandang ke markas Bhayangkara FC dalam lanjutan pekan ke-30 BRI Super League 2025/26. Kemenangan ini tidak lepas dari momen krusial di ruang ganti saat jeda babak pertama, di mana pelatih Bojan Hodak meluapkan kemarahannya.

Laga yang berlangsung sengit itu sempat membuat Maung Bandung tertinggal 1-2 di paruh pertama. Dua gol Bhayangkara FC yang dilesakkan oleh Henri Doumbia dan Moussa Sidibe menjadi pemicu kekecewaan di kubu Persib. Beruntung, Federico Barba sempat memecah kebuntuan Persib pada extra time babak pertama, memberikan sedikit harapan sebelum turun minum.

Kemarahan Bojan Hodak Pemicu Kebangkitan

Gelandang sekaligus kapten Persib, Marc Klok, mengungkapkan situasi tegang di ruang ganti saat jeda. Menurut Klok, pelatih Bojan Hodak menunjukkan ekspresi kekecewaan yang mendalam atas performa tim yang tidak sesuai rencana.

“Sangat sederhana. Coach Bojan juga sampai teriak, sampai marah. ‘Ini mana (mental) juara? Kamu harus layak (mendapatkannya)’. Dan jika kamu tidak layak, jika kamu tidak bermain seolah kamu layak mendapatkannya hasil ini tidak akan berpihak padamu,” kata Klok, Jumat (1/5/2026).

Kata-kata keras dari Bojan Hodak tersebut, diakui Klok, menjadi momentum kebangkitan bagi Pangeran Biru. Para pemain Persib terlecut untuk berbenah dan menunjukkan mental juara yang dituntut sang pelatih.

Tiga Gol di Babak Kedua Pastikan Kemenangan

Hasilnya, Persib Bandung tampil trengginas di babak kedua. Tiga gol berhasil dicetak ke gawang Bhayangkara FC, membalikkan kedudukan dan memastikan kemenangan. Gol-gol tersebut dilesakkan oleh Berguinho pada menit ke-49, Beckham Putra pada menit ke-60, dan Adam Alis di menit ke-89.

Kemenangan ini menegaskan mentalitas Persib Bandung yang mampu bangkit dari ketertinggalan, sekaligus menunjukkan efektivitas strategi dan motivasi yang diberikan oleh Bojan Hodak di momen-momen krusial.