Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di 24 daerah di wilayah Pantura dan Jawa Tengah bagian tengah pada Sabtu, 31 Januari 2026. Selain itu, fenomena air laut pasang atau rob juga diperkirakan masih berlangsung di perairan utara Jawa Tengah, sehingga warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana hidrometeorologi.

Potensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang dan Petir

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Arif N, mengungkapkan bahwa intensitas hujan akan meningkat dari ringan-sedang menjadi lebat disertai angin kencang dan sambaran petir di 24 daerah tersebut. “Waspadai bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung di daerah dilanda bencana ekstrem tersebut,” ujar Arif N pada Sabtu (31/1).

Daerah-daerah di Jawa Tengah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem meliputi Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Karanganyar, Sragen, Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Salatiga, Pekalongan, Tegal, Bumiayu, Majenang, dan Ambarawa.

Pada pagi hari, kondisi cuaca di Jawa Tengah umumnya berawan dengan hujan ringan mengguyur sejumlah daerah di Pantura. Namun, memasuki siang, sore, hingga awal malam, intensitas hujan diperkirakan akan meningkat secara merata.

Ancaman Rob di Perairan Utara Jawa Tengah

Meskipun gelombang tinggi di perairan Jawa Tengah telah mereda, air laut pasang (rob) dengan ketinggian maksimum 1 meter kembali berlangsung di perairan utara Jawa Tengah. Fenomena rob ini diperkirakan terjadi antara pukul 07.00 hingga 21.00 WIB.

Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang, Shafira Tsanyfadhila, mengingatkan dampak dari rob ini. “Waspadai banjir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah sebagai dampak rob ini,” kata Shafira.

Shafira menambahkan, banjir akibat air laut pasang ini berpotensi mengganggu berbagai aktivitas warga, termasuk transportasi, kegiatan bongkar muat barang di pelabuhan, budidaya perikanan darat, serta pekerjaan petani garam. “Rob ini juga mengakibatkan banjir yang masih merendam di daerah Pantura sulit untuk surut cepat,” jelasnya.

Untuk daerah lainnya di Jawa Tengah, BMKG memprakirakan akan diguyur hujan ringan-sedang. Angin bertiup dari arah barat ke utara dengan kecepatan 10-30 km/jam. Suhu udara berkisar antara 18-32 derajat Celcius, dengan kelembaban udara sekitar 60-95 persen.