Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), mendistribusikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Penyaluran ini menyasar 199 penerima manfaat, khususnya marbot masjid dan guru mengaji, yang tersebar di Kecamatan Tanjung dan Pemenang.

Ketua Baznas Kabupaten Lombok Utara, Selamet Riadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program rutin tahunan yang bertujuan menyalurkan amanah serta bentuk apresiasi. “Pendistribusian ini merupakan kegiatan yang sama seperti tahun lalu, kami berupaya menyalurkan amanah zakat, infak dan sedekah sebagai bentuk kepedulian serta apresiasi kepada para marbot masjid dan guru mengaji yang telah mengabdikan diri untuk masyarakat,” ujar Selamet di Lombok Utara, Senin.

Ia menambahkan, Baznas memiliki beragam program sosial yang dijalankan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. “Banyak program-program Baznas yang kami jalankan, salah satunya adalah penyaluran zakat, infak dan sedekah seperti yang dilaksanakan hari ini. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat serta meringankan beban para penerima,” katanya.

Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar, turut menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah wujud kepedulian pemerintah daerah melalui Baznas. “Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah daerah melalui Baznas kepada para marbot masjid dan guru mengaji yang telah berkontribusi dalam menjaga dan mengajarkan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat,” kata Najmul.

Ia menegaskan, program ini merupakan bentuk apresiasi atas pengabdian mereka yang rutin dilaksanakan setiap tahun. “Program ini rutin kita laksanakan setiap tahun sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka,” ujarnya.

Selain itu, Najmul juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama karena tahun ini umat beragama akan memperingati dua hari besar secara berdekatan, yakni Idul Fitri bagi umat Islam dan Hari Raya Nyepi bagi umat Hindu. “Tahun ini kita memperingati dua hari raya sekaligus, yakni Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi,” jelasnya.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta saling menghargai antarumat beragama. “Oleh karena itu mari kita bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban serta saling menghargai antar umat beragama. Itu sebagai bentuk toleransi yang telah terbangun dengan baik di daerah kita,” pungkas Najmul.