Mataram – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Nusa Tenggara Barat, Sinta M. Iqbal, menyatakan harapannya agar Bazaar Ramadan Bilebante dapat menjadi motor penggerak kebangkitan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta destinasi wisata hijau di wilayah tersebut.
Sinta M. Iqbal mengajak masyarakat untuk memanfaatkan Bazaar Ramadan di Pasar Tematik Desa Bilebante sebagai solusi kebutuhan menu berbuka puasa. “Selama bulan Ramadhan tidak perlu bingung memikirkan menu berbuka. Silakan datang ke Bazaar Ramadhan Pasar Tematik Desa Bilebante. Selain memudahkan kebutuhan keluarga, juga membantu perekonomian masyarakat agar semakin baik,” ujarnya dalam keterangan resmi di Mataram pada Selasa, 17 Februari 2026.
Ia menegaskan bahwa semarak Bazaar Ramadhan 1447 Hijriah di Desa Wisata Hijau Bilebante, Lombok Tengah, merupakan momentum penting bagi kebangkitan UMKM desa sekaligus penguatan ekonomi masyarakat menjelang bulan suci. Desa Bilebante sendiri telah dinobatkan sebagai Desa Wisata Terbaik Nasional 2025 dalam ajang Wonderful Indonesia Awards.
Lebih lanjut, Sinta M. Iqbal menekankan bahwa bazaar ini bukan hanya sekadar pusat kuliner dan produk lokal. “Bazaar Ramadhan ini tidak hanya menjadi pusat kuliner dan produk lokal, tetapi juga menjadi simbol optimalisasi aset desa yang sebelumnya tidak termanfaatkan,” katanya.
Kepala Desa Bilebante, Asrok Mudailun, turut mengungkapkan bahwa lokasi penyelenggaraan kegiatan tersebut merupakan bangunan yang sempat terbengkalai selama lima tahun. “Bangunan ini sudah mangkrak selama lima tahun. Hari ini dapat difungsikan kembali dengan baik. Kegiatan ini bukan sekadar ajang jual-beli, tetapi juga sarana silaturahmi dan upaya meningkatkan pendapatan masyarakat,” ungkap Asrok.
Menurut Asrok, Desa Bilebante dikenal sebagai desa wisata berbasis masyarakat dengan unggulan paket wisata bersepeda dan kuliner lokal. Kehadiran Bazaar Ramadhan diharapkan semakin memperkuat aktivitas ekonomi kreatif desa sekaligus memperluas daya tarik wisata hijau yang berkelanjutan di NTB.
“Melalui semarak Bazaar Ramadhan 1447 H ini, Desa Bilebante kembali menegaskan perannya sebagai contoh sukses desa wisata yang mampu mengintegrasikan pariwisata, ekonomi kreatif, dan pemberdayaan masyarakat dalam satu gerakan yang berdampak nyata,” pungkas Asrok Mudailun.
