Bayer Leverkusen secara resmi mengaktifkan klausul pembelian kembali (buyback clause) untuk memulangkan pemain muda berbakat Kerim Alajbegovic dari klub Austria, RB Salzburg. Keputusan ini menandai kembalinya talenta berusia 18 tahun tersebut ke klub yang pernah membesarkannya di level akademi.

Langkah proaktif Bayer Leverkusen ini dikonfirmasi oleh jurnalis sepak bola terkemuka Fabrizio Romano melalui akun media sosialnya pada Jumat (27/3/2026). Aktivasi klausul buyback ini dilaporkan bernilai 8 juta Euro, atau sekitar Rp130 miliar dengan asumsi kurs Rp16.250 per Euro. Alajbegovic dijadwalkan akan bergabung kembali dengan skuad Die Werkself pada bursa transfer musim panas 2026.

Kembalinya Talenta Muda Potensial

Kerim Alajbegovic, yang lahir pada 21 September 2007, dikenal sebagai pemain serbaguna yang mampu beroperasi sebagai penyerang sayap kiri, sayap kanan, maupun gelandang serang. Ia sempat meninggalkan Bayer Leverkusen pada musim panas 2025 menuju Red Bull Salzburg dengan biaya transfer sekitar 2 hingga 2,5 juta Euro. Saat itu, klausul pembelian kembali memang telah disepakati dan kini diaktifkan oleh Leverkusen.

Selama berseragam Red Bull Salzburg di musim 2025/2026, Alajbegovic menunjukkan performa impresif dengan mencetak 11 gol dan tiga assist dari total 36 pertandingan di berbagai kompetisi. Penampilan gemilangnya ini menarik perhatian sejumlah klub top Eropa, termasuk dari Italia. Namun, Leverkusen menunjukkan komitmen kuat untuk membawanya kembali, juga karena opsi buyback tersebut memiliki batas waktu hingga jendela transfer musim panas 2026.

Perjalanan Karier dan Prestasi

Alajbegovic memulai perjalanan kariernya di akademi Bayer Leverkusen sebelum memutuskan pindah ke Red Bull Salzburg. Keputusan tersebut terbukti tepat karena memberinya menit bermain yang lebih banyak dan kesempatan untuk mengembangkan kemampuannya secara signifikan.

Di Salzburg, ia tidak hanya menjadi pemain kunci, tetapi juga menunjukkan mentalitas juara dengan mencetak gol penentu dalam adu penalti yang membawa Bosnia dan Herzegovina lolos ke final playoff Piala Dunia.

Terkait nilai klausul pembelian kembali, laporan dari Sky Germany dan Kicker menyebutkan angka 8 juta Euro. Sementara itu, Bild melaporkan angka yang sedikit berbeda, yakni sekitar 5 hingga 6 juta Euro. Terlepas dari perbedaan tersebut, keputusan Leverkusen untuk memulangkan pemain didikan akademinya ini menegaskan keyakinan klub terhadap potensi jangka panjangnya. Klub berencana mengintegrasikan Alajbegovic ke dalam tim utama untuk musim depan.

Proyeksi Masa Depan di Leverkusen

Kepulangan Kerim Alajbegovic sejalan dengan proyek “Future Team” yang digagas oleh Bayer Leverkusen untuk mengembangkan talenta muda homegrown dan memastikan keberlanjutan kekuatan tim. Alajbegovic diharapkan dapat mengikuti jejak pemain-pemain muda berbakat lainnya yang menjadi pilar skuad utama.

Performa impresif Alajbegovic di Salzburg, termasuk di kompetisi Eropa seperti Liga Europa, menarik minat klub-klub besar. Laporan dari BILD menyebutkan bahwa tawaran hingga 25 juta Euro dari AS Roma, Lazio, Napoli, dan Inter Milan sempat ditolak oleh Leverkusen, Salzburg, dan sang pemain sendiri. Hal ini semakin menegaskan status Alajbegovic sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di generasinya dan komitmen Leverkusen untuk mengamankannya.

Dengan kembalinya Alajbegovic, Bayer Leverkusen semakin memperkuat lini serang mereka dengan talenta muda yang dinamis. Keputusan ini diharapkan memberikan dampak positif bagi performa tim di musim-musim mendatang, seiring ambisi klub untuk terus bersaing di level tertinggi Bundesliga dan kompetisi Eropa.