Asisten Bidang Administrasi, Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Sorong, Thamrin Tajuddin, menegaskan pentingnya kedisiplinan, etika aparatur, serta perencanaan kerja sejak awal tahun. Penekanan ini disampaikan guna menjaga efektivitas kinerja pemerintahan di lingkungan Pemerintah Kota Sorong.

Thamrin menyampaikan arahan tersebut saat memimpin apel disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diikuti jajaran Pemerintah Kota Sorong. Apel berlangsung di Lapangan Landscape Kantor Wali Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Senin (2/2/2026).

Sorotan Terhadap Etika ASN Baru

Dalam arahannya, Thamrin menyoroti komposisi ASN di lingkungan Pemkot Sorong yang kini didominasi oleh pegawai baru. Kondisi ini, menurutnya, memerlukan perhatian serius terhadap pembentukan etika dan sikap profesional dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Ia menjelaskan bahwa ASN baru yang belum memasuki jenjang kepegawaian berikutnya harus memahami batasan etika, tata krama, serta cara berinteraksi yang baik, khususnya kepada pegawai yang lebih senior. “Hal sederhana seperti menyapa dan memberi salam adalah bentuk dasar etika yang berdampak pada moralitas aparatur negara,” kata Thamrin.

Perencanaan Kerja Awal Tahun Kunci Kelancaran Program

Selain etika, Thamrin juga mengingatkan seluruh pemegang dan penanggung jawab kegiatan untuk menyusun perencanaan kerja sejak awal tahun. Ia menilai, perencanaan yang terlambat dapat menyebabkan penumpukan pekerjaan pada bulan atau triwulan berikutnya, yang berdampak langsung pada kinerja perangkat daerah.

Thamrin menegaskan, perencanaan yang matang sejak awal merupakan kunci kelancaran pelaksanaan program dan kegiatan pemerintahan sepanjang tahun anggaran.

Pada kesempatan yang sama, Thamrin turut mengimbau ASN yang beragama Nasrani untuk mengikuti ibadah pagi secara oikumenis setelah apel disiplin. Hal ini disebutnya sebagai bagian dari pembinaan spiritual aparatur sipil negara.