Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyampaikan apresiasi tinggi kepada Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae atas inisiatifnya menggandeng investor untuk memperbaiki ruas jalan Boladangko hingga Banggaiba di Kecamatan Kulawi. Kolaborasi ini diharapkan menjadi pendorong utama ekonomi lokal.

Anwar Hafid menjelaskan bahwa pengembangan ruas jalan sepanjang 65 kilometer dengan lebar 10 meter tersebut merupakan hasil kerja sama antara pemerintah daerah dengan salah satu investor yang masuk ke Sulawesi Tengah.

“Jadi investor ini mau membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Kabupaten Sigi yang nantinya akan digunakan untuk pembangunan kawasan industri Green Energy yang ada di Parigi Moutong,” kata Anwar saat ditemui awak media di Sigi, Jumat (3/4/2026).

Ia menuturkan, pihak investor dari Lestari Power, sebelum memulai pembangunan PLTA, terlebih dahulu membuka sekaligus mengembangkan ruas jalan Boladangko sampai Banggaiba. Proyek ini dibiayai menggunakan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

“Wilayah Boladangko hingga Banggaiba ini belum pernah bisa dilalui secara layak oleh kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat, tentunya pekerjaan pengembangan ruas jalan ini berkat usaha dan upaya Bupati Sigi melakukan lobi investasi bisa masuk ke Banggaiba tersebut,” ucapnya.

Anwar Hafid mengemukakan, pengerjaan pengembangan infrastruktur di Boladangko hingga Banggaiba merupakan bagian dari proyek Berani Lancar yang dibiayai pihak swasta. “Ke depan kehadiran jalan ini akan menjadi penggerak utama ekonomi, khususnya bagi masyarakat di sektor pertanian, termasuk akses yang terbuka bisa meningkatkan produktivitas, memperlancar distribusi hasil tani, serta mendorong kesejahteraan masyarakat setempat,” sebutnya.

Sementara itu, Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae menyebutkan bahwa pembukaan dan pengembangan ruas jalan Boladangko hingga Banggaiba adalah harapan lama masyarakat. “Apabila daerah ingin maju harus ada investasi, dan kehadiran investor menjadi pertanda baik,” kata Rizal.

Rizal meminta agar Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah maupun pemerintah pusat melalui Wakil Ketua Banggar DPR RI Muhidim M Said, yang turut hadir dalam kunjungan tersebut, bisa melanjutkan proses pengaspalan ruas jalan Boladangko hingga Banggaiba. “Saya minta pemerintah provinsi bisa melanjutkan pengembangan ruas jalan Boladangko-Banggaiba minimal melakukan pengaspalan, Jangan nanti habis pengerasan kemudian hujan atau banjir, lalu jalannya berlubang ulang. Maka harapannya selesai pengerasan bisa langsung diaspal,” ujarnya.