Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) secara resmi menarik pasangan ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dari ajang Singapore Open 2026. Keputusan ini diambil setelah Raymond Indra mengalami cedera saat persiapan, demi menghindari risiko yang lebih besar.

Pelatih ganda putra utama Pelatnas Cipayung, Antonius Budi Ariantho, mengonfirmasi bahwa cedera tersebut didapat Raymond saat menjalani sesi latihan. Kondisi ini membuat tim pelatih tidak ingin mengambil risiko dengan memaksakan Raymond/Joaquin untuk tetap berlaga di turnamen BWF Super 750 tersebut.

“Daripada dipaksakan berangkat, saya memutuskan untuk menarik mundur Raymond/Joaquin dari Singapore Open 2026,” ujar Antonius, yang juga manajer dari klub PB Djarum itu. Ia menambahkan, “Sebenarnya masih bisa main tapi pasti tidak maksimal, karena ada pergerakan tertentu kurang lepas, ada yang ganjal.”

Raymond/Joaquin, yang saat ini menduduki peringkat ke-12 dunia, merupakan juara Australia Open 2025. Pada ajang Singapore Open 2026, mereka dijadwalkan akan menghadapi wakil China, Liang Wei Keng/Wang Chang.

Dengan mundurnya Raymond/Joaquin, Indonesia kini akan mengandalkan dua pasangan ganda putra lainnya, yakni Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, untuk berlaga di Singapore Open 2026.