Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan kesiapan penuh seluruh kepala daerah di wilayahnya untuk menyambut para perantau yang akan kembali ke kampung halaman saat momentum mudik Lebaran. Ia menekankan bahwa pergerakan ini tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga pendorong ekonomi lokal.
Luthfi menjelaskan, “Dalam momen mudik terjadi pergerakan orang, barang, dan uang di daerah. Hal ini tentu dapat menggerakkan ekonomi masyarakat.” Pernyataan ini menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memaksimalkan persiapan guna mendukung kelancaran dan dampak positif mudik.
Sebagai provinsi yang strategis, Jawa Tengah menjadi titik persinggahan utama bagi pemudik. “Jawa Tengah merupakan sentral arus mudik nasional. Pemudik dari Jawa Barat menuju Jawa Timur pasti melewati Jawa Tengah, begitu juga sebaliknya,” jelas Luthfi.
Untuk menunjang kelancaran perjalanan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan berbagai fasilitas. Ini mencakup hotel, rest area, hingga pusat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di berbagai lokasi strategis.
Luthfi berharap pemudik dapat memanfaatkan fasilitas istirahat dan berbelanja produk UMKM lokal, yang secara langsung akan membantu perekonomian daerah. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama perjalanan dan menyampaikan salam kepada keluarga di kampung halaman.
