Arema FC berhasil menutup kiprah mereka di BRI Super League 2025/2026 dengan kemenangan meyakinkan. Singo Edan menundukkan PSIM Yogyakarta dengan skor 3-1 dalam laga pekan pemungkas yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Jumat (22/5) malam.
Tiga gol kemenangan Arema FC dicetak oleh Joel Vinicius, Dalberto Luan, dan Valdeci Moreira. Sementara itu, PSIM Yogyakarta hanya mampu membalas satu gol melalui Deri Corfe. Hasil ini memastikan Arema FC mengakhiri musim di peringkat kesembilan klasemen dengan koleksi 48 poin, unggul tiga angka dari PSIM yang berada dua strip di bawahnya.
Jalannya Pertandingan
Arema FC langsung tancap gas sejak peluit awal dibunyikan. Joel Vinicius tidak membutuhkan waktu lama untuk membuka keunggulan tuan rumah, mencetak gol saat pertandingan belum genap berjalan dua menit. Gol cepat ini memberikan momentum bagi Arema FC yang kemudian tampil solid, baik dalam menyerang maupun bertahan, sehingga menyulitkan PSIM untuk mengembangkan permainan.
Tertinggal satu gol, PSIM Yogyakarta berusaha tampil lebih agresif. Mereka mencoba mengandalkan penguasaan bola untuk menguasai sektor tengah lapangan dan membangun serangan. Namun, setiap upaya yang dimotori oleh Ze Valente selalu membentur tembok pertahanan kokoh lini belakang Arema FC. Skor 1-0 untuk keunggulan Arema FC bertahan hingga jeda babak pertama.
Memasuki babak kedua, Arema FC kembali menunjukkan performa yang sama baiknya. Mereka berhasil menambah dua gol lagi melalui Dalberto Luan dan Valdeci Moreira, memperlebar jarak keunggulan. PSIM sempat membalas satu gol lewat Deri Corfe, namun tidak cukup untuk mengejar ketertinggalan. Kemenangan ini menjadi penutup manis bagi Arema FC di musim 2025/2026, memenuhi harapan untuk tidak mengakhiri musim tanpa “gebrakan” seperti yang sempat disuarakan sebelumnya.
Di sisi lain, bagi PSIM Yogyakarta, meski telah selamat dari ancaman degradasi, kekalahan ini menegaskan bahwa mereka masih memiliki pekerjaan rumah yang berat untuk musim depan, terutama dalam membenahi lini serang dan efektivitas di depan gawang.
