PT Tri Buana Mas (TBM) memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjelang musim kemarau. Perusahaan perkebunan ini melakukan pengecekan langsung sarana dan prasarana proteksi kebakaran bersama Kepolisian Sektor Candi Laras Utara, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada akhir April 2026 di Posko Tim Kesiapsiagaan Tanggap Darurat (TKTD) Desa Buas – Buas Hilir. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen konkret perusahaan dalam mengantisipasi karhutla sejak dini.
Administratur PT Tri Buana Mas, Zefri Irawan, menegaskan bahwa kesiapsiagaan adalah bagian penting dari komitmen keberlanjutan perusahaan, khususnya dalam pengendalian kebakaran. “Kami menjalankan prinsip tanpa bakar (zero burning) yang diperkuat dengan kesiapan sistem di lapangan. Karena itu, pengecekan ini penting untuk memastikan seluruh sarana, tim, dan prosedur dapat berjalan efektif saat dibutuhkan,” tutur Zefri pada Senin (4/5).
Apel kesiapsiagaan turut dihadiri oleh Asisten Fire Protection PT TBM, Johan F. Sihombing, dan Community Development Officer, Doli Bahrein Janagori. Dari pihak kepolisian, Kapolsek Candi Laras Utara AKP Samsudi juga turut hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Rangkaian kegiatan meliputi apel kesiapsiagaan, pemaparan Fire Management System, pengecekan sarana-prasarana, hingga simulasi pemadaman menggunakan unit pemadam kebakaran. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa seluruh peralatan, sumber air, dan kesiapan personel berada dalam kondisi baik dan siap digunakan, serta telah sesuai dengan standar yang berlaku, termasuk Permen No. 06 Tahun 2025.
Hal ini mencerminkan implementasi kebijakan keberlanjutan PT Tri Buana Mas, yang merupakan bagian dari PT Sumber Agro Makmur (PT SAM), dalam pengelolaan risiko kebakaran. Perusahaan tidak hanya menitikberatkan pada kepatuhan, tetapi juga pada efektivitas di lapangan.
Secara konsisten, PT Tri Buana Mas menjalankan patroli rutin di area rawan, memperkuat pengelolaan tata air melalui sekat kanal dan sistem overflow, serta mengembangkan sistem deteksi dini berbasis kolaborasi. Melalui pembinaan Masyarakat Peduli Api (MPA), perusahaan juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan dan pelaporan potensi karhutla.
Kapolsek Candi Laras Utara AKP Samsudi mengapresiasi kesiapan PT Tri Buana Mas yang dinilai telah memiliki sarana, prasarana, dan personel yang memadai. Ia menekankan bahwa kesiapsiagaan harus terus dijaga dan ditingkatkan, terutama menghadapi potensi musim kemarau yang lebih kering. “Koordinasi antara perusahaan, aparat, dan masyarakat menjadi kunci dalam mencegah karhutla sejak dini,” ujarnya.
Dengan memastikan kesiapan sistem secara menyeluruh dan memperkuat kolaborasi lintas pihak, PT Tri Buana Mas berupaya menjaga lingkungan tetap aman serta mendukung perlindungan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
