Polis Diraja Malaysia (PDRM) tengah menyelidiki insiden serbuan sekelompok orang bertopeng yang menerobos masuk ke sebuah pusat hiburan di Cheras, Kuala Lumpur. Video aksi perusakan properti tersebut viral di media sosial, memicu kekhawatiran publik.

Kepala Kepolisian Kuala Lumpur, Fadil Marsus, memastikan bahwa penyelidikan sedang berlangsung. “Kasus ini sedang diselidiki berdasarkan Pasal 427 dan 148 KUHP, dan upaya sedang dilakukan untuk melacak pihak-pihak yang terlibat,” ujar Fadil Marsus seperti dikutip dari BERNAMA di Kuala Lumpur, Senin (6/4/2026).

Dalam rekaman video yang beredar luas, terlihat jelas sekelompok individu bertopeng memasuki pusat hiburan tersebut sambil membawa alat pemukul. Mereka kemudian merusak berbagai properti di dalam lokasi kejadian.

Peristiwa mengejutkan itu diduga terjadi pada Minggu (5/4/2026) sekitar pukul 13.30 siang waktu setempat. Sebelum kelompok bertopeng tersebut menerobos masuk, sebuah truk dilaporkan menabrak gerbang utama tempat hiburan itu, membuka akses bagi gerombolan tersebut.

Aksi yang dilakukan secara terang-terangan di siang hari bolong ini sontak mengundang beragam komentar dari warganet Malaysia di media sosial. Banyak yang menyatakan keterkejutan mereka atas insiden kekerasan yang tidak biasa terjadi di ibu kota Malaysia tersebut.