Timnas Irak berhasil mengukir sejarah dengan memastikan satu tempat di putaran final Piala Dunia 2026. Kelolosan ini tak hanya disambut suka cita di tanah airnya, tetapi juga di Indonesia, khususnya oleh bek Persib Bandung, Frans Putros, yang mengaku terharu dengan dukungan yang mengalir dari Kota Kembang.

Kepastian tiket ke turnamen sepak bola paling bergengsi itu didapat Singa Mesopotamia setelah menundukkan Bolivia dengan skor tipis 2-1. Laga playoff antarbenua yang krusial tersebut digelar di Stadion BBVA Monterrey, Meksiko, pada Rabu (2/4/2026) waktu setempat.

Hasil kemenangan ini sekaligus mengakhiri penantian panjang Irak selama empat dekade. Kali terakhir mereka berlaga di panggung Piala Dunia adalah pada edisi 1986, menjadikan pencapaian ini sebagai momen yang sangat emosional bagi seluruh rakyat Irak dan para pemainnya.

Bagi Frans Putros, yang merupakan bagian integral dari skuad Irak, kelolosan ini lebih dari sekadar tiket turnamen. Ia merasakan dukungan luar biasa dari lingkungan klubnya, termasuk para suporter setia Persib Bandung, Bobotoh, yang memberikan dorongan moral signifikan selama perjalanan kualifikasi.

“Terima kasih banyak atas dukungannya. Saya sangat bahagia. Ini adalah momen yang sangat membanggakan bagi saya pribadi dan seluruh rakyat Irak,” ujar Putros dengan nada haru. Ia menambahkan, “Dukungan dari teman-teman dan Bobotoh di Bandung sangat berarti besar bagi saya.”

Kisah Frans Putros ini menjadi bukti bagaimana dukungan lintas negara, terutama dari basis suporter klubnya di Bandung, turut mewarnai perjalanan bersejarah Timnas Irak menuju Piala Dunia 2026.