Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi II ruas Rangkasbitung-Cileles resmi dibuka tanpa tarif mulai 12 hingga 25 Maret 2026. Kebijakan ini diberlakukan untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, khususnya bagi pemudik yang menuju berbagai daerah di Banten Selatan.

Manajer Pengembangan Usaha dan Pemasaran PT Wijaya Karya Serang Panimbang (Wika Serpan), Muhammad Albagir, menyampaikan bahwa pembebasan tarif tol ini merupakan upaya memfasilitasi mobilitas masyarakat. “Untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik menuju berbagai daerah di Banten Selatan,” ujar Albagir di Lebak, Jumat (13/3).

Ruas tol Rangkasbitung-Cileles ini menjadi bagian penting karena terkoneksi langsung dengan Jalan Tol Serang-Rangkasbitung, yang selanjutnya terhubung ke Jakarta dan Merak. Dengan demikian, para pemudik yang berencana menuju wilayah Banten Selatan kini memiliki alternatif jalur yang lebih cepat.

Meski demikian, Wika Serpan mengingatkan pemudik untuk tetap berhati-hati. Operasional Tol Seksi II Rangkasbitung-Cileles dibatasi mulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB setiap harinya. Selain itu, penerangan jalan di beberapa titik masih belum maksimal dan hanya dioperasikan sampai sore.

Albagir menekankan pentingnya kewaspadaan bagi pengguna jalan. “Kami berharap pemudik yang melintasi jalan tol Rangkasbitung – Cileles agar hati-hati, selamat sampai tujuan,” tutupnya.