Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari dan Wakil Bupati Hendri dalam sebuah operasi tangkap tangan (OTT) pada Selasa, 10 Maret 2026. Keduanya kini menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan penangkapan Wakil Bupati Hendri. “Ya, salah satu yang juga diamankan,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Menurut Budi, baik Bupati maupun Wakil Bupati Rejang Lebong telah tiba di markas lembaga antirasuah tersebut untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam OTT ini, sesuai dengan ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).
OTT ini merupakan yang kedelapan dilakukan KPK sepanjang tahun 2026. Sebelumnya, KPK telah melancarkan serangkaian operasi serupa:
- Pada 9-10 Januari 2026, KPK melakukan OTT pertama di tahun ini, mengamankan delapan orang terkait dugaan suap dalam pemeriksaan pajak di Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, untuk periode 2021-2026.
- OTT kedua terjadi pada 19 Januari 2026, yang berujung pada penangkapan Wali Kota Madiun Maidi. Pada 20 Januari 2026, Maidi ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi pemerasan dengan modus imbalan proyek, dana CSR, serta gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur.
- Di hari yang sama, 19 Januari 2026, KPK juga melakukan OTT ketiga dengan menangkap Bupati Pati Sudewo. Ia kemudian diumumkan sebagai tersangka pada 20 Januari 2026 atas dugaan pemerasan dalam pengisian jabatan perangkat desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
- OTT keempat berlangsung pada 4 Februari 2026, menyasar lingkungan KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan, terkait proses restitusi pajak.
- Pada tanggal yang sama, 4 Februari 2026, KPK mengumumkan OTT kelima yang berkaitan dengan importasi barang tiruan atau KW. Salah satu yang diamankan adalah Rizal, mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu, yang saat itu menjabat Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Bagian Barat.
- OTT keenam diungkap pada 5 Februari 2026, terkait dugaan korupsi pengurusan sengketa lahan seluas 6.500 meter persegi di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat. Dalam kasus ini, KPK menetapkan Ketua PN Depok I Wayan Eka Mariarta, Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan, dan Direktur Utama PT Karabha Digdaya sebagai tersangka.
- OTT ketujuh diumumkan pada 3 Maret 2026, di bulan Ramadhan, dengan penetapan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq sebagai tersangka tunggal kasus dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing dan pengadaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan tahun anggaran 2023-2026.
Penangkapan Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari dan Wakil Bupati Hendri pada 10 Maret 2026 ini menjadi OTT kedelapan KPK di tahun ini, yang juga terjadi di bulan Ramadhan.
