Sebanyak 336 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Agam, Sumatera Barat, akhirnya bertolak menuju Tanah Suci setelah menanti hingga belasan tahun. Keberangkatan para jemaah ini disambut dengan suasana haru dan syukur, menandai berakhirnya penantian panjang mereka untuk menunaikan rukun Islam kelima.

Bupati Agam, Benni Warlis, saat melepas CJH di Surau Ka’bah Inyiak Tuah Panampuang, mengungkapkan rasa syukurnya atas keberangkatan jemaah. “Alhamdulillah, kita sudah melepas 336 jemaah haji. Ini adalah penantian yang sangat luar biasa. Ada yang menunggu 12 hingga 13 tahun, dan hari ini mereka merasa sangat bahagia,” ujar Benni Warlis.

Bupati berharap seluruh jemaah memperoleh haji yang mabrur dan dapat membawa keberkahan bagi Kabupaten Agam. Ia juga menitipkan pesan agar jemaah memaksimalkan ibadah dengan niat tulus, menjaga kesehatan, serta mendoakan kampung halaman.

“Kami berharap para jemaah mendoakan Kabupaten Agam agar terhindar dari bencana dan selalu diberkahi Allah SWT, terutama saat berada di tempat-tempat mustajab seperti Raudhah, di depan Ka’bah dan Padang Arafah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Agam, Zulkarnain Batubara, menegaskan komitmen pihaknya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah. Sebagai lembaga baru, Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Agam terus berupaya menghadirkan pelayanan dan pembinaan yang terorganisir dan berkelanjutan.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan dan pembinaan kepada jemaah secara terorganisir dan kontinu, serta terus meningkatkan kemitraan lintas sektor dan lintas program,” jelas Zulkarnain.

Zulkarnain merinci, kloter 6 yang terdiri dari 308 CJH dijadwalkan masuk embarkasi pada Rabu, 29 April 2026 pagi. Mereka akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada Kamis, 30 April 2026 pukul 05.05 WIB dengan nomor penerbangan GIA 3506, didampingi oleh lima orang petugas.

Adapun kloter 14, yang berjumlah 28 CJH, dijadwalkan masuk embarkasi pada Kamis, 8 Mei 2026, dan akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada Jumat, 9 Mei 2026, dengan nomor penerbangan GIA 3514. Kloter ini akan didampingi oleh tiga orang petugas.

Zulkarnain menambahkan, seluruh persiapan keberangkatan telah dilakukan secara matang sejak September 2025. Persiapan tersebut meliputi pengurusan dokumen, pemeriksaan kesehatan, hingga pendistribusian perlengkapan jemaah. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan petugas pendamping, diharapkan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.