Operasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, menghadapi gangguan serius pada awal Maret 2026. Sebanyak 1.631 calon penumpang dari berbagai maskapai internasional terdampak pembatalan dan penyesuaian jadwal penerbangan menuju kawasan Timur Tengah. Gangguan ini dipicu oleh penutupan ruang udara di sejumlah negara di Timur Tengah menyusul eskalasi konflik di wilayah tersebut.

Hingga Minggu (1/3/2026), antrean penumpang terlihat di area terminal keberangkatan internasional akibat ketidakpastian jadwal. Pihak pengelola bandara memastikan operasional secara umum tetap berjalan normal, dengan petugas di lapangan terus berupaya mengatur alur penumpang agar tidak mengganggu penerbangan domestik maupun rute internasional lainnya.

Penyebab Gangguan Penerbangan

Gede Eka Sandi Asmadi, Communication and Legal Division Head PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Ngurah Rai, mengonfirmasi bahwa penutupan ruang udara di wilayah konflik atau zona berisiko di Timur Tengah menjadi pemicu utama gangguan ini. “Sehubungan dengan penutupan ruang udara di sejumlah negara, terdapat sejumlah rute penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai yang mengalami penundaan dan penyesuaian jadwal,” jelas Gede Eka.

Daftar Penerbangan yang Dibatalkan

Berdasarkan data hingga Minggu (1/3/2026) pukul 11.00 Wita, tercatat lima penerbangan utama dari Bali menuju hub besar di Timur Tengah yang mengalami pembatalan total:

  • Etihad Airways (EY477): Rute Denpasar (DPS) – Abu Dhabi (AUH), jadwal 28 Februari pukul 18.45 Wita.
  • Emirates (EK369): Rute Denpasar (DPS) – Dubai (DXB), jadwal 28 Februari pukul 19.45 Wita.
  • Qatar Airways (QR963): Rute Denpasar (DPS) – Doha (DOH), jadwal 28 Februari pukul 18.50 Wita.
  • Emirates (EK399): Rute Denpasar (DPS) – Dubai (DXB), jadwal 1 Maret pukul 00.25 Wita.
  • Qatar Airways (QR961): Rute Denpasar (DPS) – Doha (DOH), jadwal 1 Maret pukul 00.30 Wita.

Koordinasi Keamanan dan Layanan Penumpang

Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) kini memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk memitigasi dampak lebih lanjut. Selain berkomunikasi intensif dengan maskapai, pihak bandara juga bekerja sama dengan AirNav Indonesia untuk memantau perkembangan ruang udara global.

Terkait penanganan 1.631 penumpang yang terdampak, pihak bandara memastikan bahwa kompensasi dan penanganan dilakukan sesuai kebijakan internal masing-masing maskapai, baik berupa pengembalian dana (refund), penjadwalan ulang (reschedule), maupun penyediaan akomodasi.

Informasi Help Desk bagi Penumpang

Bagi calon penumpang yang memerlukan informasi terbaru mengenai status penerbangan, Bandara Ngurah Rai menyediakan dua saluran komunikasi utama. Help Desk fisik berlokasi di Lantai 2 Terminal Keberangkatan Internasional Bandara Ngurah Rai. Selain itu, penumpang dapat menghubungi Contact Center melalui sambungan telepon resmi di nomor 172. Penumpang diimbau untuk tidak berangkat ke bandara sebelum mendapatkan konfirmasi resmi dari maskapai masing-masing guna menghindari penumpukan lebih lanjut di area terminal.

sumber gambar: mediaindonesia.com