Wakil Bupati Lombok Tengah, HM Nursiah, mengingatkan para pedagang untuk tidak menaikkan harga kebutuhan pokok secara berlebihan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Peringatan ini disampaikan Nursiah saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga sembako di pasar tradisional Jelojok, Lombok Tengah, pada Sabtu (14/3/2026).

“Kami berharap kepada para pedagang tidak menaikkan harga yang terlalu tinggi pada momentum lebaran tahun ini, karena hal itu berpengaruh terhadap inflasi,” tegas HM Nursiah. Ia menjelaskan, sidak tersebut bertujuan untuk memastikan harga kebutuhan masyarakat tetap terkendali dan stok bahan pokok aman menjelang Lebaran 2026.

Dalam peninjauan tersebut, Wabup Nursiah berkeliling meninjau sejumlah lapak pedagang sembako, mulai dari beras, minyak goreng, gula, hingga sayur-mayur. Ia juga berdialog langsung dengan pedagang dan pembeli untuk mengetahui kondisi harga di pasar tradisional.

Hasil pantauan sementara menunjukkan bahwa sebagian harga bahan pokok mulai mengalami peningkatan. Namun, kenaikannya masih dalam batas wajar dan belum terlalu signifikan. “Kami turun langsung untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil menjelang Lebaran. Memang ada beberapa komoditas yang mulai naik, tapi masih dalam batas normal,” ujarnya.

Nursiah merinci beberapa harga kebutuhan pokok. Harga beras masih berkisar Rp13.000-Rp15.000 per kilogram, daging sapi Rp130.000 per kilogram, cabai Rp120.000 per kilogram, dan daging ayam Rp50.000 per kilogram. “Ada kenaikan sedikit dari harga sebelumnya seperti daging ayam sebelumnya Rp45 ribu per kilogram. Daging sapi Rp125 ribu per kilogram,” tambahnya.

Oleh karena itu, Nursiah kembali menekankan harapannya agar para pedagang tidak menaikkan harga secara berlebihan yang dapat memberatkan masyarakat. Terlebih, momentum Ramadan dan menjelang Idul Fitri biasanya diiringi dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat.

“Pedagang kami minta tidak menaikkan harga terlalu tinggi. Begitu juga dari produsen maupun distributor agar tetap menjaga stabilitas harga di pasaran,” pinta Nursiah.

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, lanjutnya, akan terus melakukan pemantauan perkembangan harga bahan pokok di berbagai pasar tradisional. Langkah ini merupakan upaya menjaga daya beli masyarakat selama bulan Ramadan hingga Lebaran.

Selain itu, pemerintah juga memastikan ketersediaan bahan pokok di Lombok Tengah dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. “Kami pastikan stok bahan pokok aman. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir karena pemerintah terus memantau agar harga tetap stabil,” pungkasnya.