Semarak Piala Dunia 2026 mulai terasa di Tanah Air setelah Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI, sebagai pemegang hak siar resmi, gencar menggelar berbagai kegiatan persiapan. Komitmen TVRI untuk menyajikan tayangan berkualitas tinggi terlihat dari rencana melibatkan pakar dan analis sepak bola nasional berprestasi.
TVRI Libatkan Eks Timnas dan Analis Ternama
Dalam sebuah konferensi pers mengenai tayangan Piala Dunia 2026 yang diselenggarakan di Jakarta pada Kamis, 7 Mei 2026, Editor in Chief Piala Dunia 2026 LPP TVRI, Usman Kansong, mengungkapkan visi mereka. Ia memastikan penonton akan disuguhkan analisis mendalam yang memberikan dimensi baru dalam menikmati setiap pertandingan.
“Kehadiran para host dan komentator terbaik ini kami harapkan dapat memberikan dimensi baru dalam menikmati setiap laga yang terjadi di lapangan hijau selama Piala Dunia 2026,” ujar Usman Kansong, pria kelahiran 13 April 1970 itu.
Sejumlah nama beken dari dunia sepak bola dan penyiaran nasional telah dipastikan bergabung untuk memeriahkan siaran. Mereka antara lain:
- Conchita Caroline (Pembawa Acara)
- Tio Nugroho (Pembawa Acara)
- Bambang Pamungkas (Komentator/Analis)
- Indra Sjafri (Komentator/Analis)
- Oki Rengga (Komentator/Analis)
Akses Gratis dan Semarak Nonton Bareng
Piala Dunia 2026 rencananya dapat disaksikan secara gratis melalui layar kaca TVRI, memastikan akses luas bagi seluruh masyarakat Indonesia. Selain itu, antusiasme masyarakat untuk menggelar nonton bareng (nobar) juga mendapat dukungan penuh.
Direktur Pengembangan Usaha LPP TVRI, Retno Wulan Kartiko Purbojati, menyampaikan harapannya agar kegiatan nobar dapat semakin menggelorakan semarak Piala Dunia 2026 di Indonesia. Hingga saat ini, tercatat sekitar 200 lokasi telah mengantongi izin resmi untuk menyelenggarakan acara nonton bareng.
Dengan kombinasi mantan pemain Timnas Indonesia dan analis terbaik Tanah Air, tayangan Piala Dunia 2026 di TVRI diprediksi akan menjadi lebih semarak dan informatif bagi para penggemar sepak bola.
