Tzuyu TWICE menjadi sorotan publik setelah menunjukkan respons yang tenang dan berkelas terhadap komentar body shaming. Insiden ini terjadi menyusul penampilannya yang memukau dalam konser tur dunia kedua grup di Washington, memicu pujian sekaligus kritik tak pantas.
Dalam konser tersebut, Tzuyu tampil membawakan lagu solonya dengan mengenakan bodysuit hitam berkilau dan boots. Video penampilannya segera viral di berbagai platform media sosial, menuai banyak pujian atas proporsi tubuhnya yang dinilai sehat dan indah. Banyak penggemar bahkan menyebut penampilan Tzuyu sebagai “body goals” dan mengapresiasi kepercayaan dirinya di atas panggung.
Namun, di tengah gelombang pujian tersebut, muncul komentar negatif yang menyerang bentuk tubuhnya. Seorang pengguna aplikasi berbayar Bubble mengirimkan pesan langsung kepada sang idola, berisi kritik yang merendahkan.
“Tzuyu-ah, tidak bisakah kamu mengurangi sedikit lemak di kakimu? Penari latarnya bahkan lebih kurus darimu,” tulis pengguna tersebut, seperti yang terungkap dalam tangkapan layar percakapan.
Alih-alih terpancing emosi atau membalas dengan kemarahan, Tzuyu merespons singkat namun penuh makna. Ia hanya menjawab, “^^ Terima kasih.” Sikap ini sontak menuai dukungan luas dari para penggemar.
Banyak penggemar menilai respons Tzuyu sangat berkelas, menunjukkan kepercayaan diri yang tinggi, dan tidak memberikan ruang bagi ujaran kebencian untuk berkembang. Sebagian besar juga menyoroti fakta bahwa pesan tersebut dikirim melalui aplikasi berbayar, menyayangkan adanya individu yang rela mengeluarkan uang hanya untuk menyampaikan komentar bernada merendahkan.
Respons Tzuyu ini kemudian memicu diskusi lebih luas mengenai pentingnya body positivity di industri K-pop. Penggemar secara tegas menyatakan bahwa komentar tentang bentuk tubuh idola seharusnya dihindari karena dapat berdampak serius pada kesehatan mental mereka.
Insiden ini kembali mengingatkan publik tentang bahaya perundungan daring terhadap figur publik, khususnya di dunia hiburan. Banyak pihak menekankan pentingnya etika dan tanggung jawab dalam menggunakan platform interaksi penggemar.
Dengan jawabannya yang sederhana namun tegas, Tzuyu TWICE berhasil menunjukkan ketenangan dan kematangan di tengah sorotan negatif. Sikapnya dipuji sebagai contoh bagaimana menghadapi kritik dengan elegan tanpa kehilangan harga diri dan tetap menginspirasi.
sumber gambar: Harper’s Bazaar 