Ketua Umum The Jakmania Diky Budi Ramadhan secara resmi melaporkan kapten Persib Bandung Marc Klok ke Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) pada Jumat (8/5/2026). Laporan ini menyusul candaan Klok yang sempat mengajak suporter Persib, Bobotoh, untuk datang ke Samarinda menjelang laga panas kontra Persija Jakarta.

Diky Budi Ramadhan mendatangi kantor PSSI di kawasan GBK Arena untuk menyerahkan surat pengaduan. Menurutnya, ucapan Klok tersebut dinilai tidak pantas dilontarkan di tengah situasi yang sedang sensitif, terutama menjelang pertandingan yang sudah menyita perhatian publik.

The Jakmania Soroti Waktu Candaan Klok

“Kalau pun itu bercanda, menurut kami waktunya tidak tepat. Situasinya sedang panas, jadi ucapan seperti itu bisa ditafsirkan berbeda,” kata Diky, menjelaskan alasan di balik laporan tersebut.

Bagi The Jakmania, persoalan ini lebih dari sekadar candaan. Diky menegaskan bahwa kondisi yang memaksa laga Persija kontra Persib dipindahkan dari ibu kota Jakarta ke Samarinda seharusnya menjadi peringatan bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati dalam menjaga atmosfer pertandingan.

“Persija gagal main di Jakarta dan harus ke Samarinda. Dalam situasi seperti ini, ajakan suporter datang ke sana jelas kurang bijak. Semua pihak seharusnya mengutamakan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan,” tegas Diky.

Tensi Tinggi Laga Persija vs Persib

The Jakmania menilai tensi jelang laga tersebut sudah sangat tinggi. Oleh karena itu, mereka memilih membawa persoalan ini ke PSSI sebagai bentuk peringatan agar isu yang berkembang tidak semakin melebar dan memicu hal yang tidak diinginkan.

Diky menambahkan, duel antara Persija dan Persib kini bukan lagi sekadar rivalitas dua daerah. Pertandingan ini telah menjadi sorotan nasional, apalagi dengan keputusan pemindahan lokasi ke luar pulau Jawa.

“Ini bukan lagi isu Jakarta atau Bandung. Pertandingan dipindah ke luar pulau karena situasi nasional yang memang sedang tidak baik-baik saja. Itu sebabnya semua pihak harus menahan diri,” tutup Diky.