Jumlah pemudik yang akan melintasi Terminal Bus Mandalika di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), diproyeksikan meningkat lima persen pada arus mudik Lebaran 2026. Prediksi ini disampaikan oleh pihak terminal meskipun penjualan tiket bus saat ini masih relatif lebih sepi dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kepala Terminal Mandalika, Martin, mengungkapkan bahwa kondisi penjualan tiket tahun ini berbeda signifikan. “Kalau tahun lalu itu masuk H-10 biasanya tiket bus sudah habis di pesan. Tapi sekarang masuk H-9 saja belum habis. Makanya kalau ada kenaikan pasti. Tapi, kita prediksi cuma lima persen peningkatannya,” ujar Martin di Mataram pada Sabtu (14/3/2026).
Martin menambahkan, puncak arus mudik melalui Terminal Mandalika diperkirakan terjadi pada H-4 dan H-3 Lebaran. Sementara itu, puncak arus balik diprediksi akan berlangsung pada H+6 atau H+7 Lebaran. Ia menduga, lambatnya penjualan tiket bus disebabkan oleh banyaknya program mudik gratis yang ditawarkan oleh berbagai pihak. “Kalau puncak arus mudik biasanya sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Cuma itu tadi saya tanya PO bus tiket belum semua laku terjual. Kata mereka karena banyak program mudik gratis, sehingga banyak penumpang yang beralih,” terangnya.
Untuk melayani lonjakan penumpang, Terminal Mandalika menyiapkan total 161 unit armada bus. Rinciannya, 61 bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP) dan 100 bus Antarkota Dalam Provinsi (AKDP). Armada ini melayani berbagai tujuan di tanah air, termasuk Jakarta, Surabaya, Malang, Bali, serta sejumlah kota dan kabupaten di NTB seperti Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, Bima, dan Kota Bima.
Martin juga menyoroti destinasi favorit para pemudik. “Paling banyak penumpang mudik itu ke kota-kota di Pulau Sumbawa (Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, Bima, dan Kota Bima),” ujarnya.
Guna menjamin keamanan dan kenyamanan penumpang selama arus mudik Lebaran, pihak Terminal Mandalika bersama unsur terkait telah mendirikan posko Lebaran. Posko ini mulai aktif sejak H-9 Lebaran dan juga melakukan pengecekan menyeluruh terhadap seluruh armada transportasi serta para sopir. “Posko Lebaran mulai H-9 sudah aktif. Semua ini untuk memberikan kenyamanan kepada penumpang,” katanya.
